Pasar Murah Disperindag–CSR Adaro Serbu Desa Sirap, Warga Borong Sembako Harga Bersahabat

BALANGAN, dnusantarapost.com — Upaya menjaga daya beli masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), bekerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia, pasar murah kembali digelar di Desa Sirap, Kecamatan Juai, Selasa (25/11/2025).

Pasar murah ini menjadi angin segar bagi warga setempat, khususnya di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Sejumlah komoditas penting disediakan dengan harga lebih terjangkau, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, tepung, ayam potong, bawang, hingga berbagai bahan pokok lainnya.

Bacaan Lainnya

Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbid, menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pasar murah di Desa Sirap ini merupakan kerja sama kami yang ketujuh dengan CSR PT Adaro Indonesia, dan secara keseluruhan menjadi pelaksanaan pasar murah ke-90 oleh Disperindag,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sejumlah komoditas tercatat menjadi primadona dan cepat habis diburu warga, di antaranya gula pasir, tepung, minyak goreng, ayam potong, serta bawang.

Antusiasme masyarakat juga mendapat perhatian dari jajaran pemerintah kecamatan. Sekretaris Camat Juai, Kastina, menyampaikan bahwa tingginya minat warga hingga menyebabkan beberapa bahan pokok ludes dalam waktu singkat.

“Kegiatan seperti ini sangat efektif dan dibutuhkan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong agar pasar murah bisa digelar di desa-desa lain di wilayah Juai sebagai langkah stabilisasi harga dan penguatan ekonomi warga,” ujarnya.

Apresiasi serupa turut disampaikan Kepala Desa Sirap, Nanang Trianto. Ia berharap kegiatan pasar murah dapat kembali dilaksanakan di desanya, mengingat manfaatnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Disperindag dan seluruh pihak yang terlibat. Pasar murah ini sangat membantu warga, dan kami berharap ke depan bisa kembali diadakan di Desa Sirap,” ungkapnya.

Pasar murah ini tidak hanya menjadi solusi sementara di tengah kenaikan harga, tetapi juga menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait