FMIPA ULM Sosialisasikan Pencegahan Diare dan Kebersihan di SMPN 3 Gambut

GAMBUT, dnusantarapost.com – Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Tahun 2026. 

Kegiatan tersebut berlangsung di SMPN 3 Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (12/5/2026).

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Sosialisasi tentang Pentingnya Kebersihan Lingkungan untuk Mencegah Penyebaran Penyakit Diare di Desa Pematang Panjang Kabupaten Banjar”, kegiatan ini diikuti sekitar 50 siswa dan siswi SMPN 3 Gambut.

Program pengabdian tersebut diketuai oleh Dr. Pardi Affandi, S.Si., M.Sc., bersama tim dosen Jurusan Matematika FMIPA ULM yakni Nurul Huda, S.Si., M.Si., Thresye, S.Si., M.Si., Oni Soesanto, S.Si., M.Si., dan Yeni Rahma Oktaviani, S.Pd., M.Si. 

Kegiatan juga didukung tujuh mahasiswa yang turut terlibat dalam pelaksanaan di lapangan.

Acara dibuka oleh Kepala SMPN 3 Gambut, Rusmawati, S.Pd.I. 

Sementara sosialisasi menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Pardi Affandi, S.Si., M.Sc., Dr. Anang Kadarsah, S.Si., M.Si., dan Thresye, S.Si., M.Si.

Ketua tim PDWA, Dr. Pardi Affandi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang kesehatan lingkungan, tetapi juga memperkenalkan penerapan ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman bahwa matematika tidak hanya dipelajari di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan untuk memahami berbagai fenomena kehidupan, termasuk pola penyebaran penyakit seperti diare,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Pardi menjelaskan penerapan matematika dalam mempelajari penyebaran penyakit diare. 

Sementara Dr. Anang Kadarsah menyampaikan materi mengenai penyakit diare, mulai dari penyebab, cara pencegahan, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

Tak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi praktik mencuci tangan yang baik dan benar agar siswa dapat memahami secara langsung langkah menjaga kebersihan diri.

Selain edukasi kesehatan, para peserta juga mendapatkan pembelajaran matematika interaktif dan menyenangkan yang dibawakan oleh Pardi dan Thresye. 

Melalui metode tersebut, siswa diajak melihat matematika dari sudut pandang berbeda sehingga mata pelajaran tersebut tidak lagi dianggap sulit.

Thresye mengatakan motivasi belajar juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap para siswa terus semangat belajar, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan berani memiliki cita-cita besar untuk masa depan,” katanya.

Melalui kegiatan PDWA ini, tim pengabdian berharap siswa tidak hanya memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga semakin termotivasi untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

Pos terkait