BALANGAN, dnusantarapost.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan UPTD Puskesmas Batumandi, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor dan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Batumandi, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, tenaga pendidik, kader kesehatan, akademisi hingga tokoh masyarakat sebagai bentuk penguatan koordinasi antar lintas sektor di bidang kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Batumandi, Nurul Bahriah mengatakan forum tersebut menjadi sarana mempererat koordinasi sekaligus menampung berbagai masukan masyarakat terkait pelayanan kesehatan.
Ia menyebut, Puskesmas Batumandi saat ini menangani 17 jenis pelayanan utama dan puluhan program kesehatan yang dijalankan setiap tahun. Meski memiliki cakupan pelayanan yang cukup luas, pihaknya tetap berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
“Forum ini menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Berbagai layanan kesehatan yang terus diperkuat meliputi pelayanan umum, IGD 24 jam, rawat inap, kesehatan gigi dan mulut, pelayanan ibu dan anak, KB, imunisasi, kesehatan remaja dan lansia, pelayanan kesehatan jiwa, laboratorium, farmasi hingga promosi kesehatan.
Dalam forum tersebut, masyarakat juga diberi kesempatan menyampaikan kritik dan saran secara langsung. Masukan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan ke depan.
Selain membahas pelayanan kesehatan, kegiatan itu juga menyoroti pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak sebagai langkah pencegahan penyakit campak.
Puskesmas Batumandi menilai peran sekolah, pemerintah desa, kader kesehatan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung program imunisasi agar penyebaran campak dapat ditekan.
Tak hanya itu, perhatian terhadap pasien dengan gangguan kesehatan jiwa juga menjadi pembahasan. Pihak puskesmas mengingatkan pentingnya dukungan keluarga agar pasien rutin mengonsumsi obat dan tidak terputus dalam menjalani pengobatan.
Sementara itu, Camat Batumandi, Akhmad Hairani mengajak seluruh pihak meningkatkan kerja sama dalam mencegah penyebaran campak di wilayah Kecamatan Batumandi.
Menurutnya, penyakit campak dapat memicu komplikasi serius, terutama pada anak-anak, apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.
“Perlu keterlibatan semua unsur, baik pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pemerintah desa maupun masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan,” tegasnya.
Ia juga mendorong para guru, kader kesehatan dan tokoh masyarakat untuk terus memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya imunisasi dan menjaga kesehatan anak.
Melalui penguatan koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di Kecamatan Batumandi semakin optimal serta mampu menekan risiko penyebaran penyakit campak di tengah masyarakat.





