BALANGAN, dnusantarapost.com – Peran perguruan tinggi dalam upaya menekan angka stunting kembali ditunjukkan oleh Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) Kabupaten Balangan. Dua dosennya dipercaya menjadi narasumber dalam Webinar Nasional bertema “Generasi Emas Bebas Stunting: Peran di 1000 Hari Pertama Kehidupan” yang dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2026) melalui Zoom.
Kedua dosen tersebut yakni Muayanah Hardiah, S.Gz., M.Gz., yang menjabat sebagai Ketua Program Studi D3 Gizi Fakultas Kesehatan, serta Muhammad Ihsan, M.Pd., dosen FKIP pada Program Studi S1 PGSD.
Dalam forum ilmiah berskala nasional tersebut, keduanya bergabung bersama sejumlah pemateri dari berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Muhammad Ihsan dalam paparannya menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa kualitas pendidikan sangat berpengaruh dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.
Sementara itu, Muayanah Hardiah menekankan krusialnya 1000 hari pertama kehidupan sebagai fase penentu tumbuh kembang anak. Menurutnya, periode ini menjadi titik awal dalam membangun kualitas kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap generasi mendatang.
Muhammad Ihsan mengaku bersyukur dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut forum seperti ini menjadi ruang penting untuk berbagi gagasan sekaligus memperluas wawasan masyarakat.
“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab kami sebagai akademisi untuk terus menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Diskusi berjalan dinamis, peserta juga sangat aktif mengajukan pertanyaan,” ujarnya.
Ia pun berharap kegiatan serupa terus digelar agar kolaborasi lintas sektor semakin kuat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting sejak dini.
Keikutsertaan dosen UNIVSM ini diharapkan mampu mempertegas peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, serta memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Balangan dan Kalimantan Selatan.





