25 KPM di Desa Marias Menerima Beras Bantuan CPP Tahap I 2024

BALANGAN, dnusantarapost.com – 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)di Desa Marias, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan menerima beras bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap I 2024.

Penyerahan beras bantuan CPP secara simbolis dilakukan oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi yang bertempat di Aula Gedung Serba Guna Desa Marias, Selasa (19/3/2024).

Bacaan Lainnya

Turut berhadir juga Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus, Kepala Cabang Perum Bulog Hulu Sungai Tengah, Unsur Forkopimda, para camat dan tamu undangan lainnya.

Muhammad Riza Wahyudi, selaku Kepala Cabang Perum Bulog menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan program pemerintah yang sumbernya dari Badan Pangan Nasional kemudian disalurkan Perum Bulog dan bekerja sama dengan DKP3 Balangan.

Adapun bantuan pangan yang disalurkan akan ditujukan kepada 7.094 penerima se Kabupaten Balangan, salah satunya di Kecamatan Juai dengan jumlah penerima sebanyak 912 orang.

“Bantuan akan dilangsungkan untuk enam bulan. Jadi track pertama untuk tiga bulan pertama dan track kedua untuk tiga bulan kedua. Yang mana tujuan dari bantuan ini untuk penanganan inflasi dan pengentasan kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengucapkan rasa terima kasih kepada Perum Bulog Hulu Sungai Tengah atas bantuan yang disalurkan kepada keluarga miskin ekstrem yang ada di Kabupaten Balangan.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para keluarga miskin ekstrem, ditambah lagi adanya program dari SKPD diharapkan bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Balangan,” harapnya.

Lebih lanjutnya, Bupati Abdul Hadi mengatakan untuk tahun lalu, Kabupaten Balangan berhasil menjadi kabupaten yang paling cepat melakukan penurunan angka kemiskinan untuk wilayah se Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan menurunnya angka tersebut, bantuan yang disalurkan pun juga mengalami perubahan data menjadi lebih sedikit penerima.

“Sisi positifnya berarti Kabupaten Balangan berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem tapi di sisi lain mereka tidak bisa lagi menerima bantuan seperti ini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *