PT Bangun Banua Perkuat Transparansi, Dividen Tembus Rp9,1 Miliar

BANJARMASIN, dnusantarapost.com PT Bangun Banua Kalimantan Selatan menggelar dialog terbuka bersama insan pers di Hotel Rodhita Banjarmasin, Kamis (6/8/2026). Forum yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) itu menjadi wadah memperkuat komunikasi antara perusahaan daerah dengan media.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jurnalis, Direktur PT Ambang Pers Dr. H. Zulpadli Gazali, jajaran pimpinan PT Bangun Banua, serta tamu undangan lainnya.

Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi prinsip utama dalam pengelolaan perusahaan.

“Kami ingin perusahaan ini berjalan secara transparan sehingga apa yang kami kerjakan diketahui publik. Informasi itu penting karena apa yang kami lakukan harus diketahui masyarakat. Peran media sangat penting sebagai mitra sekaligus bahan introspeksi bagi kami,” ujar Afrizaldi.

Ia menjelaskan, PT Bangun Banua secara konsisten memberikan kontribusi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui dividen. Pada tahun buku 2025, perusahaan menyetor dividen sebesar Rp8,1 miliar, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi Rp9,1 miliar.

Selain itu, perusahaan juga mencatat capaian kinerja yang melampaui target. Dari target pendapatan sebesar Rp16 miliar, PT Bangun Banua berhasil membukukan pendapatan sekitar Rp17 miliar hanya dalam satu semester.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan berbagai pihak, termasuk media,” katanya.

Menurut Afrizaldi, dialog bersama media digelar untuk memberikan penjelasan mengenai berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas bisnis perusahaan daerah tersebut.

Ia menegaskan bahwa media bukan hanya menjadi saluran penyampaian informasi, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong perbaikan dan pengembangan perusahaan.

“Kami membuka ruang bagi pandangan konstruktif dan diskusi mengenai berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik. Harapannya, masyarakat semakin memahami bisnis yang dijalankan PT Bangun Banua sehingga kepercayaan publik terus meningkat,” ujarnya.

Untuk mendukung pengembangan usaha pada 2027, PT Bangun Banua menyiapkan sejumlah program strategis melalui anak perusahaan Nusa Bangun Banua.

Salah satu program prioritas adalah pengelolaan bengkel perawatan kendaraan dinas milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kalimantan Selatan.

“Bengkel Nusa Bangun Banua telah beroperasi di Jalan A. Yani Km 28, dekat Asrama Haji Banjarbaru. Kami juga menyediakan layanan darurat selama 24 jam,” jelas Afrizaldi.

Ia menambahkan, penggunaan layanan bengkel tersebut bersifat imbauan kepada SKPD dan bukan kewajiban.

Dalam operasionalnya, Nusa Bangun Banua menggandeng bengkel-bengkel spesialis lokal untuk menangani berbagai jenis perawatan, mulai dari perbaikan mesin, sistem pendingin (AC), hingga pekerjaan bodi kendaraan.

Menurut Afrizaldi, pola kemitraan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sektor otomotif sekaligus menjaga agar anggaran perawatan kendaraan pemerintah tetap berputar di Kalimantan Selatan.

Selain pengembangan usaha, PT Bangun Banua juga melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan aset Hotel Batung Batulis di Banjarbaru. Operasional hotel untuk sementara dihentikan karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak dan biaya operasional terus meningkat.

Menutup dialog, Afrizaldi berharap sinergi antara perusahaan dan media dapat terus terjalin guna mendukung kemajuan PT Bangun Banua.

“Mudah-mudahan melalui kebersamaan dengan media, PT Bangun Banua dapat terus berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

(Alf)

Pos terkait