Pengurus FKUB Banjar Periode 2026–2030 Dikukuhkan

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banjar memasuki kepengurusan baru untuk periode 2026–2030. Dalam kepengurusan tersebut, H Erfan Maulana, S.Pd.I., M.M. dipercaya sebagai ketua.

Pengukuhan pengurus berlangsung di Wisata Kampung Putra Bulu, Rabu (4/11/2026), berdasarkan Keputusan Bupati Banjar Nomor 188.45/205/KUM/2026 tentang Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Banjar Periode 2026–2030 yang ditetapkan di Martapura pada 8 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam susunan kepengurusan, H Ali Fitriansa menjabat Wakil Ketua I dan Abdul Muhaimin sebagai Wakil Ketua II. Sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada Joko Sutrisno, didampingi Faidillah Rijalani sebagai Wakil Sekretaris. Adapun bendahara dijabat H Ahya Rahmatullah.

Kepengurusan FKUB juga dilengkapi sejumlah bidang, yakni Dialog dan Sosialisasi, Penampungan Aspirasi, Pengkajian dan Mediasi, serta Pemberdayaan Masyarakat.

Ketua FKUB Kabupaten Banjar, H Erfan Maulana, berharap kepengurusan baru dapat membawa organisasi tersebut semakin aktif dalam menjaga keharmonisan kehidupan antarumat beragama.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran FKUB sebagai ruang komunikasi, konsultasi, mediasi, sekaligus kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya dijaga melalui komunikasi formal, tetapi juga perlu diperkuat dengan program nyata yang melibatkan masyarakat lintas agama.

Salah satu program yang disiapkan adalah kegiatan cerdas cermat lintas agama bagi pelajar tingkat SD/MI dan SMP. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan nilai toleransi, keberagaman, dan kerukunan sejak usia dini.

Selain itu, FKUB juga didorong mengembangkan pendekatan ekoteologi atau pemahaman nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Erfan menyebut, berbagai agama pada dasarnya mengajarkan kepedulian terhadap alam, semangat gotong royong, dan pentingnya menjaga kebersamaan.

Ia juga mengajak pengurus FKUB memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Jadikan amanah ini sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada masyarakat dan daerah. FKUB juga diharapkan mampu menghadirkan program kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur berharap FKUB dapat menjalankan tugas dengan baik serta terus mengembangkan kreativitas dalam melaksanakan kegiatan lintas agama.

Menurutnya, program cerdas cermat lintas agama menjadi salah satu inovasi yang patut didukung karena dapat mengenalkan nilai-nilai kerukunan dan keberagaman kepada generasi muda.

Ia juga berharap FKUB dapat menjadi jembatan bagi seluruh umat beragama dalam membangun komunikasi dan memperkuat kebersamaan.

“Pada dasarnya, ajaran setiap agama memiliki nilai-nilai yang hampir sama, seperti menjaga keharmonisan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Saidi menambahkan, melalui komunikasi dan konsolidasi lintas agama, upaya menjaga ketertiban masyarakat serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Banjar dapat terus diperkuat. (tata)

Pos terkait