BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Jalan akses utama menuju SMP Negeri 18 Banjarmasin yang belum lama diaspal justru disalahgunakan oleh sekelompok remaja untuk menggelar balap liar. Aktivitas tersebut terjadi hampir setiap hari dan menimbulkan keresahan warga sekitar.
Sejumlah sepeda motor terlihat berjejer di sebuah titik jalan. Dalam waktu singkat, kendaraan-kendaraan itu melaju kencang, saling mendahului, tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Balap liar ini rutin terjadi dari sore hingga malam hari di Jalan menuju SMPN 18 Banjarmasin, kawasan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan.
Warga menyebut kebiasaan buruk yang merugikan pengendara lain ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Warga semakin prihatin, sebab tidak hanya remaja laki-laki yang ikut dalam aksi berbahaya tersebut, tetapi juga sejumlah remaja perempuan.
Selain suara bising knalpot, risiko kecelakaan dan perkelahian menjadi ancaman nyata. Menurut warga, balap liar sudah beberapa kali memicu cekcok antar kelompok remaja yang berkumpul di lokasi tersebut.
“Kami sudah sering menegur, bahkan memperingatkan supaya jangan balap di sini. Tapi tidak ada yang mau dengar,” kata Ipul, warga sekitar.
Karena kondisi semakin meresahkan, warga akhirnya melapor ke pihak kepolisian pada Minggu (7/12/2025) sore, saat balap liar kembali digelar.
Kedatangan polisi membuat para remaja langsung melarikan diri dari lokasi.
Namun sayangnya, setelah polisi pergi, sebagian remaja kembali mendatangi lokasi dan mengulangi aksi balap liar tersebut.
Warga berharap aparat dapat melakukan patroli rutin agar jalan yang seharusnya menjadi fasilitas umum dan akses pendidikan itu tidak terus disalahgunakan.






