BALANGAN, dnusantarapost.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan melaksanakan tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika tahun 2025 di Kabupaten Balangan.
Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine tersebut merupakan langkah strategis dalam memastikan aparatur pemerintah tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba sebagai wujud pelaksanaan amanat regulasi nasional.
“Tes urine ini merupakan implementasi rencana aksi nasional dan regional pencegahan narkoba sebagaimana tercantum dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2020 serta Permendagri Nomor 12 Tahun 2019,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Balangan juga telah mempertegas dukungan terhadap pemberantasan narkoba melalui Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2021, yang menjadi landasan penting dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan di daerah.
Menurut Faisal, kegiatan tes urine ini didukung melalui hibah pemerintah untuk kebutuhan sarana pemeriksaan. Selain itu, pemerintah daerah turut mendorong desa agar mengalokasikan anggaran khusus dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba di tingkat masyarakat.
“Bupati ingin memastikan seluruh aparatur pemerintah benar-benar bebas dari narkoba. Kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bersih narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen BPBD untuk mendukung sepenuhnya upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Kami menyambut baik pelaksanaan tes urine ini. Terima kasih kepada BNNK Balangan atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.
Rahmi menuturkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk evaluasi untuk memastikan seluruh pegawai di lingkungan BPBD dapat bekerja secara profesional tanpa terpengaruh penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar Balangan, khususnya BPBD, menjadi lingkungan kerja yang benar-benar bersih dan bebas narkoba,” pungkasnya.





