
Hulu Sungai Tengah, Dnusantarapost.com – Pencapaian luar biasa, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116 di Desa Hapulang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi ditutup, Kamis (8/6).
Menurut Kepala Staff Korem (Kasrem) 101/Antasari Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, TNI merupakan bagian dari rakyat, tentunya pencapaian yang luar biasa saat ini harus lebih ditingkatkan.
“Hingga saat ini belum ada terdengar gesekan antara TNI dan rakyat, mengingat tentara hadir ditengah masyarakat sebagai solusi,” ujarnya saat menghadiri Penutupan TMMD, di Lapangan Dwi Warna Barabai.
Dari animo masyarakat, katanya, ini adalah wujud yang menandakan suatu kontribusi yang positif.
“Antusias dan sambutan dari masyarakat terhadap program TMMD ini sangat luar biasa,” katanya.
Ia menambahkan, wujud kemanunggalan TNI dan rakyat terbukti di Desa ini dengan terjalinnya sinergitas yang sangat kuat.
“Ini bukti nyata bantuan dari TNI untuk rakyat, saya berharap yang sudah dibangun bisa dipelihara, dirawat dan dijaga bersama-sama,” tambahnya.
Sebelumnya, program TMMD ini dilaksanakan sejak tanggal 10 Mei hingga 8 Juni 2023 ini dengan menggunakan anggaran senilai Rp 1,6 Miliar dengan menurunkan personil sebanyak 113 orang TNI, 10 personil Polri, empat dari Pemerintah Daerag (Pemda) dan 25 orang masyarakat.
Sasaran program ini, yakni pembuatan jalan sepanjang 2,3 kilometer, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), perbaikan jembatan, perbaikan mushala dan pos kamling.



