BALANGAN, dnusantarapost.com – BPBD Kabupaten Balangan resmi meluncurkan dua inovasi digital berbasis teknologi, yaitu ADIS BPBD (Arsip Digital SKPD BPBD) dan SIDIK (Sistem Informasi dan Data Digital Kebencanaan).
Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi pada Kamis (12/12/2024) di Balangan.
Ia menjelaskan bahwa kedua inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan informasi dan arsip kebencanaan melalui digitalisasi.
“Melalui ADIS dan SIDIK, data dan arsip kebencanaan kini tersimpan secara digital. Hal ini mempermudah akses, pengelolaan, serta mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan dokumen,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rahmi menjelaskan untuk inovasi ADIS ini bertujuan sebagai sarana media penyimpanan data dan informasi baik berupa teks, gambar, audio dan video, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyimpanan, serta mempermudah dalam pelaksanaan pengelolaan arsip, dan menghindari kehilangan dan kerusakan dokumen arsip oleh berbagai faktor.
“Kami berharap, dengan ADIS, pengelolaan arsip menjadi lebih efisien dan efektif. Selain itu, ruang penyimpanan arsip fisik dapat dikurangi karena dokumen penting tersimpan secara digital,” tambah Rahmi.
Sementara itu, SIDIK difokuskan pada pengelolaan data digital terkait kebencanaan, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran pemukiman. Melalui SIDIK, masyarakat dapat mengakses informasi kebencanaan dengan lebih mudah dan cepat.
“SIDIK hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan real-time kepada masyarakat, sehingga mereka lebih siap menghadapi potensi bencana,” jelas Rahmi.
Rahmi berharap kedua inovasi ini mampu mempermudah pengelolaan data, meningkatkan keamanan arsip, dan mendukung efisiensi kerja. “Kedepannya, kami akan terus mengembangkan dan menyempurnakan ADIS dan SIDIK agar lebih menarik serta mudah diakses oleh pengguna,” tutupnya.
Peluncuran inovasi ini menjadi langkah penting dalam modernisasi pelayanan BPBD Balangan, sekaligus mendukung pengelolaan kebencanaan berbasis teknologi di era digital.





