BALANGAN, dnusantarapost.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar Apel Siaga Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) di Halaman Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, pada Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang diprediksi meningkat selama musim hujan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, mewakili Bupati Balangan, disampaikan bahwa curah hujan diperkirakan memuncak pada Januari hingga Februari 2025. Fenomena La Nina lemah yang terjadi sejak November hingga April mendatang juga diprediksi meningkatkan curah hujan di atas normal.
“Hujan deras yang berlangsung lebih lama, angin kencang tiba-tiba, dan tanah yang semakin labil adalah ancaman nyata yang tidak bisa kita abaikan,” ujar Rahmi dalam sambutannya.
Selain curah hujan, Rahmi juga menyoroti pentingnya menjaga fungsi lingkungan hidup. Menurutnya, penurunan kualitas lingkungan, seperti berkurangnya daya resap tanah dan sistem drainase yang kurang memadai, menjadi penyebab utama banjir.
“Bencana banjir tidak selalu terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi, tetapi karena kualitas dan fungsi lingkungan hidup kita yang menurun,” jelasnya.

Dalam apel ini, Rahmi menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak, baik dari segi logistik, peralatan, fasilitas kesehatan, maupun sumber daya manusia. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan di saluran air atau sungai yang dapat menyebabkan penyumbatan dan banjir.
Selain itu, masyarakat diajak memanfaatkan teknologi untuk memantau kondisi cuaca dan mengedukasi diri tentang kebencanaan melalui program seperti sekolah lapang iklim.
Kepada petugas kebencanaan, Rahmi menegaskan bahwa kehadiran negara dalam situasi bencana sangat penting. Aparatur pemerintah diminta untuk siap membantu masyarakat saat terjadi bencana dan dalam masa pemulihan.
“Di mana masyarakat tertimpa bencana, negara harus hadir mengulurkan tangan. Itulah tugas kita sebagai aparatur negara,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Rahmi mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar Kabupaten Balangan dan masyarakatnya selalu dilindungi dari bencana.
Apel siaga ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mengantisipasi musim hujan dan potensi bencana alam, dengan harapan dapat meminimalkan dampak serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.






