DKUKMTK Balangan Resmi Lepas 1.600 Peserta Pelatihan

BALANGAN, dnusantarapost.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja (DKUKMTK) Kabupaten Balangan secara resmi melepas 1.600 peserta pelatihan, sertifikasi, serta penempatan kerja dan magang pada Jumat (20/9/2024).

Acara pelepasan ini digelar di Halaman Kantor Bupati Balangan dan dihadiri oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi, yang juga meresmikan aplikasi Lamar Bagawi (Labor Market Balangan dengan Informasi Wawasan dan Kompetensi).

Bacaan Lainnya

Peresmian aplikasi tersebut ditandai dengan penerbangan balon secara simbolis oleh Bupati Abdul Hadi. Aplikasi Lamar Bagawi diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam memfasilitasi pasar tenaga kerja lokal, memberikan informasi dan wawasan terkait kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hadi mengingatkan kepada para peserta untuk siap bekerja di mana pun mereka ditempatkan, baik di lokasi terpencil maupun jauh dari pusat kota. Ia mengingatkan agar peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, mengingat ada beberapa peserta pada tahun sebelumnya yang mundur karena merasa tidak cocok dengan tempat penempatan.

“Jangan mundur kalau ditempatkan di tempat yang sepi atau jauh. Saya meminta kepada para peserta jangan buang kesempatan ini,” ujar Bupati Abdul Hadi.

Bupati juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan usia produktif dengan baik. Menurutnya, Indonesia saat ini berada dalam masa bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Namun, ia menekankan bahwa bonus ini hanya dapat dimanfaatkan apabila penduduk usia produktif memiliki keterampilan dan keahlian yang memadai.

“Sebaliknya, jika tidak memiliki keterampilan dan tidak siap untuk bekerja, maka akan menjadi bencana demografi,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengatasi tantangan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan bertekad untuk terus menyelenggarakan pelatihan setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing masyarakat Balangan dan memastikan mereka memiliki keunggulan dibandingkan dengan kabupaten atau kota lainnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Abdul Hadi berpesan agar para peserta pelatihan serius dalam mengikuti seluruh rangkaian program pelatihan, sertifikasi, dan magang. Ia berharap, dengan keterampilan dan kecakapan yang diperoleh, para peserta akan lebih siap menghadapi dunia kerja dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga kalian semua memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja,” tutupnya.

Pos terkait