PELAIHARI, dnusantarapost.com – Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Tanah Laut resmi dilepas untuk berlaga pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kota Banjarmasin pada 18–24 Mei 2026.
Pelepasan dipimpin langsung Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli di halaman Kantor Bupati, Senin (18/5/2026).
Sebanyak puluhan atlet pelajar terbaik Bumi Tuntung Pandang itu akan membawa nama daerah dalam ajang olahraga pelajar bergengsi tingkat provinsi.
Momentum pelepasan tersebut menjadi awal perjuangan para atlet muda untuk menorehkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut.
Prosesi pelepasan ditandai secara simbolis melalui pemasangan jaket dan topi kepada perwakilan atlet oleh Wakil Bupati HM Zazuli.
Kegiatan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Tanah Laut Ismail Fahmi serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut.
Dalam sambutannya, HM Zazuli memberikan motivasi kepada para atlet, pelatih, serta official agar bertanding dengan semangat tinggi dan tetap menjunjung sportivitas.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dengan semangat juang tinggi dan jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan prestasi. Saya yakin, dengan persiapan yang matang serta tekad yang kuat, kontingen Tanah Laut mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah yang kita cintai,” ujarnya.
Usai pelepasan, Kepala Dispora Tanah Laut Rudi Imtihansyah memaparkan kekuatan kontingen tahun ini. Ia menjelaskan, berbeda dari tahun sebelumnya, Popda tahun genap hanya mempertandingkan empat cabang olahraga.
Adapun cabang yang diikuti kontingen Tanah Laut yakni sepak bola, bola voli, bola basket, serta sepak takraw.
Tiga cabang diproyeksikan menjadi andalan, sementara sepak takraw dinilai berpotensi menghadirkan kejutan.
Meski jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan lebih sedikit, pihak Dispora tetap optimistis mampu bersaing dan meraih hasil maksimal.
“Pada Popda sebelumnya kita berada di peringkat kedua dan optimisme itu tetap ada. Sepak bola, voli, dan basket menjadi unggulan. Tapi sepak takraw juga berpeluang memberi kejutan. Dari hasil pantauan, kualitas latihan atlet, pelatih, dan official terus menunjukkan peningkatan,” kata Rudi.
Mengenai target, pihaknya memilih realistis dengan fokus mempertahankan capaian sebelumnya, meski semangat untuk meraih posisi terbaik tetap dipertahankan.
“Insyaallah minimal kita bisa mempertahankan posisi kedua seperti sebelumnya. Harapannya tentu ingin juara umum seperti Porprov, tetapi karena hanya empat cabor yang dipertandingkan, targetnya harus disesuaikan,” tambahnya.
Untuk menghadapi Popda 2026, Kabupaten Tanah Laut menurunkan kekuatan penuh dengan sekitar 80 atlet pelajar pilihan.
Mereka didukung pelatih, asisten pelatih, official, tim medis, hingga tim kebugaran khusus dari salah satu perguruan tinggi guna memastikan kondisi fisik atlet tetap prima selama sepekan pelaksanaan pertandingan. (nurul octaviani)





