Polsek Pelaihari Ungkap Pencurian Sawit di Kebun PTPN, Dua Pelaku Diamankan

PELAIHARI, dnusantarapost.com– Aparat Polsek Pelaihari berhasil mengungkap kasus pencurian buah kelapa sawit di area kebun milik PTPN IV Regional 5, Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Aksi pencurian terungkap setelah petugas keamanan kebun mendapati aktivitas mencurigakan di lokasi dan langsung melakukan penindakan.

Dua terduga pelaku, yakni H (47) dan MY, berhasil diamankan saat hendak membawa hasil panen ilegal menggunakan satu unit mobil dump truck berwarna kuning.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga memanen buah kelapa sawit milik kebun plasma PTPN secara tanpa izin, kemudian mengangkutnya menggunakan kendaraan untuk dibawa keluar dari area perkebunan. 

Namun, aksi tersebut keburu digagalkan oleh petugas keamanan sebelum hasil curian sempat keluar dari lokasi.

Adapun jumlah buah kelapa sawit yang berhasil diamankan mencapai sekitar 1,620 ton dengan estimasi nilai kerugian sebesar Rp4.892.400. Selain kendaraan, polisi juga mengamankan satu alat panen berupa besi dodos yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menyebut, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak kebun.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Benny.

Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Pelaihari, khususnya yang merugikan perusahaan maupun masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal, termasuk pencurian hasil perkebunan, karena akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polsek Pelaihari dan kasusnya terus dikembangkan dengan berkoordinasi bersama Satreskrim Polres Tanah Laut. (nurul octaviani)

Pos terkait