Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Tuntaskan KKN di Awayan, Pemdes Apresiasi Kontribusi Nyata

BALANGAN, dnusantarapost.com – Pemerintah Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, menjadi lokasi pelaksanaan seminar hasil sekaligus lokakarya penutup program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini juga dirangkai dengan pelepasan peserta KKN setelah kurang lebih sepuluh hari mengabdi di wilayah tersebut.

Seminar tersebut memaparkan capaian program mahasiswa yang tersebar di tiga desa, yakni Muara Jaya, Awayan Hilir, dan Bihara. Para peserta dijadwalkan kembali ke kampus pada 3 Maret mendatang.

Bacaan Lainnya

Camat Awayan, Murdiansyah, mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Ia menilai berbagai program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menyentuh aspek sosial dan edukasi, tetapi juga mendukung pengembangan desa. Ia turut menyoroti partisipasi mahasiswa dalam memeriahkan kegiatan keagamaan melalui Gebyar Ramadan yang digelar beberapa waktu lalu.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena selaras dengan kebutuhan masyarakat. Semoga ke depan kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.

Murdiansyah juga membuka peluang apabila Kecamatan Awayan kembali menjadi lokasi penempatan KKN di masa mendatang. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, ia optimistis sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dapat diperluas untuk mendorong pembangunan berbasis potensi lokal.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Muara Jaya, Suhaimi. Ia mengaku bersyukur atas sumbangsih mahasiswa yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah desa, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah penyediaan tempat sampah sebagai bagian dari gerakan kebersihan desa. Inisiatif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, meski masa KKN telah berakhir.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan dari Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan UMB, Ica Lisnawati, menjelaskan bahwa KKN kali ini mengusung tema kolaborasi bersama pemerintah daerah. Selain kegiatan sosial, mahasiswa juga mendorong penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) desa agar lebih berkembang.

Ia merinci, terdapat 20 program yang dilaksanakan di Desa Muara Jaya, terdiri dari sembilan program kerja kelompok dan 11 program kerja individu. Seluruhnya disesuaikan dengan kompetensi mahasiswa yang berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Teknik, serta Fakultas Psikologi.

Menurutnya, dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting sehingga seluruh program, baik individu maupun kelompok, dapat terlaksana dengan baik. Beberapa kegiatan bahkan difokuskan untuk menghidupkan kembali potensi UMKM agar memiliki daya saing lebih kuat.

Pihak kampus berharap KKN menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai inovator, motivator, sekaligus problem solver di tengah masyarakat.

Kegiatan penutup berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Kecamatan Awayan.

Pos terkait