MARTAPURA, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Banjar terus mengintensifkan penataan kawasan Gang Taufik, Sekumpul, Kecamatan Martapura.
Selama kurang lebih satu tahun terakhir, berbagai langkah persuasif telah ditempuh guna mengembalikan fungsi kawasan yang pada dasarnya merupakan area permukiman, bukan pasar maupun sentra perdagangan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, mengatakan proses penataan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi dan dialog dengan para pedagang.
“Kurang lebih satu tahun kami melakukan pendekatan dan komunikasi. Namun memang sampai saat ini belum sepenuhnya menemukan titik temu,” ujarnya, Kamis (26/2/2026)
Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, terdapat sekitar 60 pemilik toko maupun lapak sewaan di kawasan tersebut.
Aktivitas perdagangan yang berkembang dinilai perlu ditata ulang agar tidak mengganggu fungsi hunian serta akses masyarakat dan jemaah yang datang berziarah.
Pemkab Banjar, lanjut Ikhwansyah, tidak bermaksud mematikan usaha warga. Sebaliknya, pemerintah telah menyiapkan alternatif relokasi ke kawasan PPS Sekumpul yang dirancang sebagai pusat oleh-oleh bagi para peziarah.
“Wacana pengembangan PPS Sekumpul menjadi sentra oleh-oleh sedang disiapkan. Harapannya, pedagang tetap bisa berusaha, tetapi lokasinya lebih sesuai dengan peruntukan kawasan,” jelasnya.
Ia pun berharap para pedagang dapat memahami tujuan penataan tersebut demi terciptanya kenyamanan bersama.
“Kami berharap para pedagang bisa mengerti dan memahami bahwa ini untuk kepentingan bersama, agar kenyamanan lingkungan tetap terjaga dan aktivitas ziarah maupun hunian masyarakat bisa berjalan lebih tertib,” pungkasnya.
Penataan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Banjar dalam menjaga keseimbangan antara penataan ruang, ketertiban kawasan religi Sekumpul, serta keberlangsungan ekonomi masyarakat. (nurul octaviani)






