BALANGAN, dnusantarapost.com – Para pengawas sekolah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan berkumpul dalam Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah Menengah (MKPSM) di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Kamis (25/9/2025).
Acara tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis memperkuat peran dan kapasitas para pengawas dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Sekretariat Daerah Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa peran pengawas sangat vital dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Pendidikan adalah modal utama menuju kesejahteraan. Karena itu, pengawas sekolah harus menjadi garda terdepan dalam pembinaan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini diisi dengan berbagai sesi, mulai dari paparan materi dari Tim Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP), hingga diskusi mendalam tentang tantangan pengawasan di lapangan. Topik hangat seperti penyesuaian program kerja dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan strategi penguatan peran pengawas menjadi fokus utama pembahasan.
Ketua MKPSM Kalsel, Gusnanta, menyampaikan harapannya agar para pengawas terus semangat dalam berkarya dan membawa dampak positif di wilayah tugasnya masing-masing.
“Pengawas harus adaptif dan profesional. Pendidikan yang baik akan mencetak pemimpin masa depan yang berkualitas,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Disdikbud Balangan memberikan apresiasi khusus berupa emas murni seberat 5 gram kepada 16 pengawas sekolah yang memasuki masa purna tugas. Penghargaan ini diserahkan langsung dalam suasana haru dan penuh penghormatan.
Kepala Disdikbud Balangan, Abiji, menekankan pentingnya musyawarah ini sebagai sarana penyamaan persepsi dan peningkatan wawasan di tengah perubahan kurikulum yang cepat.
“Kami ingin para pengawas pulang dengan semangat baru dan pemahaman yang sama, agar bisa langsung diterapkan di lapangan,” tandasnya.





