Masalah Sampah Banjarmasin Mulai Terurai

BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, mengatakan bahwa persoalan sampah saat ini sudah mulai terurai. Hal itu disampaikan jajaran DLH dihadapan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda terkait program dan kegiatan tahun 2025.

DLH Kota Banjarmasin terus menggenjot upaya penanganan sampah sebagai bagian dari program 100 hari kerja Kepemimpinan Yamin-Ananda.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, beberapa lokasi seperti Gedang, Cemara, HKSN, sudah kita tangani. Insyaallah kami akan mengeksekusi penataan di kawasan Navigasi yang selama ini memiliki TPS tidak resmi,” kata Kepala DLH, Alive Yoesfah Love

Selain itu, DLH juga tengah melakukan revitalisasi pada beberapa Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di kota yang semakin padat.

Fokus pertama akan dilakukan di tiga titik TPS3R, karena lahan di Banjarmasin sangat terbatas.

“Ke depan, ini akan terus dikembangkan secara bertahap sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi beban sampah,” ucapnya.

Saat ini, terdapat 9 unit TPS3R serta 21 rumah kompos dan rumah cacah yang seluruhnya masih berfungsi. DLH terus mengoptimalkan kinerja pengelolaan meski dihadapkan pada keterbatasan tenaga SDM.

“Semua masih berjalan dan kita terus maksimalkan, baik dari sisi fasilitas maupun SDM-nya,” ujar Alive.

DLH optimis bahwa langkah-langkah itu akan memberikan dampak positif bagi kebersihan kota dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pos terkait