8 Mobil Lelang Terbakar di Area Parkir PT JBA

BANJARBARU – Satuan Polisi Pamong Praja melalui UPT Pemadam Kebakaran Kota Banjarbaru melaporkan kejadian kebakaran yang terjadi pada Kamis (3/4/2025)  di area parkir penitipan mobil milik JBA Indonesia. 

PT JBA Indonesia sendiri merupakan sebuah perusahaan lelang kendaraan yang berlokasi di Jalan A. Yani Km. 18, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Informasi awal diterima oleh UPT Damkar Kota Banjarbaru melalui pesan WhatsApp dari pelapor atas nama M. Hasan sekitar pukul 13.30 Wita. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SIGAP yang sedang bertugas dari Regu 1 segera dikerahkan menuju lokasi kejadian pada pukul 13.47 Wita dengan mengerahkan 1 unit mobil kajama tangki berkapasitas 3.500 liter.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan pemadaman api dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan kebakaran benar-benar padam. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 15.00 Wita.

Dalam insiden ini, tercatat sebanyak 18 unit mobil terdampak, di antaranya 8 unit mengalami kerusakan parah dan 10 unit lainnya mengalami kerusakan ringan akibat imbas api. 

Mobil-mobil tersebut diantaranya sembilan unit mengalami kerusakan berat, termasuk Daihatsu Grandmax, Honda CRV, Toyota Avanza, dan Mazda CX7. Sementara itu, sembilan unit lainnya mengalami kerusakan ringan, termasuk Toyota Alphard, Hyundai Stargazer, dan Mitsubishi Triton.

Asal api masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang yang berkompeten.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan situasi dinyatakan aman serta terkendal,” ujar salah satu petugas, M Fikri

Penyebab kebakaran ini pun masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana mengakui insiden ini akan tetap ditindaklanjuti. 

“Tetap kita tindaklanjuti,” ujarnya Jumat, (04/04/2025).

Kompol Imam mengatakan pasca kejadian tersebut, petugas keamanan di PT JBA sudah dimintai keterangan. 

“Security sudah kita ambil keterangan untuk mengetahui asal-muasal api tersebut,” ujarnya. 

Imam mengatakan untuk penyelidikan lanjutkan , pihak managemen perusahaan juga akan dilakukan pemanggilan.

“Pihak Managemen masih  libur,” ujarnya. 

Ia mengatakan pihak managemen diundang untuk dimintai keterangan.

“Rencana akan kita undang managemen perusahaan untuk kita mintai keterangan tapi saat ini belum karena masih libur,” pungkasnya.  (nurul octaviani)

Pos terkait