AMUNTAI, dnusantarapost.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang digelar di Lapangan Pahlawan Amuntai, Sabtu (02/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat semangat kolektif dalam mendorong kemajuan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, serta jajaran pejabat dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Ribuan masyarakat memadati lokasi acara yang menjadi pusat perayaan tahunan tersebut.
Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan sejumlah bantuan dan aset, di antaranya dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel sebesar Rp910.400.482, dividen Kabupaten HSU tahun buku 2025 sebesar Rp12.066.616.463, hibah unit layanan Samsat Keliling, serta 1.000 paket sembako dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Peringatan tahun ini juga dimeriahkan berbagai hiburan rakyat, pertunjukan seni budaya, kuliner tradisional, hingga atraksi udara paramotor dan flash mob.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-74 Kabupaten HSU yang mengusung tema “Bangkit Bersama, Membangun Banua”.
“Momentum ini harus menjadi penguatan semangat bersama dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Gubernur berharap Kabupaten Hulu Sungai Utara terus berkembang dan mampu mewujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Selatan, dnusantarapost.com.
Sementara itu, Bupati HSU H. Sahrujani menyampaikan bahwa peringatan hari jadi merupakan milik seluruh masyarakat.
Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Perayaan ini milik kita bersama. Mari kita rayakan dengan penuh kebahagiaan, namun tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa rangkaian peringatan telah diawali dengan berbagai kegiatan budaya dan masyarakat, seperti pertunjukan Mamanda, musik kreatif, atraksi kuntau, jalan sehat, senam massal, pengobatan gratis, hingga lomba olahraga tradisional.
Selain itu, lomba menangkap itik turut menjadi daya tarik, sekaligus mencerminkan identitas daerah sebagai penghasil itik Alabio.
Puncak peringatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan menuju Hulu Sungai Utara yang lebih maju dan sejahtera. (Alf)





