
dnusantarapost.com, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) – Lebih dari 400 ekor ayam di Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ditemukan mati mendadak di kandangnya.Ayam tersebut jenis petelur milik Maserun (59). Kondisi itu ditemuinya sejak Kamis 11 Januari 2024 lalu yang diduga terkena penyakit.
Maserun mengaku semula memiliki ayam petelur sebanyak 800 ekor. Namun, secara mendadak sekitar 400 ekor ayamnya mati, dimana tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.
“Awalnya 800 ekor, kemudian sisa 400 ekor” ujarnya, Sabtu (20/1/2024).
Pasca kejadian itu, pada Jumat (19/1/2024) kemarin, Maserun lebih memilih menjual sisa ayamnya yang laku seharga Rp25 ribu per ekor. Hal itu dilakukan guna menghindari kerugian yang lebih besar.
“Sudah dikosongkan, sekarang sisa 11 ekor lagi,” katanya.
Selain di Desa Baru, kata Maserun, kasus kematian ayam serupa juga ditemui di Desa Baliau, Desa Wawai dan sejumlah tempat lainnya. Tidak hanya ayam petelur, jenis ayam lainnya pun turut juga mengalami nasib serupa, seperti ayam kampung, ayam daging dan jenis lainnya.
Ia mengatakan, petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan HST pun sudah datang pada Senin (15/1/2024) lalu memeriksa ke lokasi peternakannya. Penyebabnya disinyalir terkena Malaria, mengingat masuk musim penghujan dan banyak nyamuk yang berkeliaran.






I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://accounts.binance.com/si-LK/register?ref=LBF8F65G