53 Hari Pencarian, Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Resmi Ditutup

BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Rabu (4/11/2026). Keputusan tersebut diambil setelah 53 hari pencarian tanpa ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan korban di permukaan perairan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa penutupan operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dalam pencarian.

Ia menyebutkan, keputusan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Dalam pelaksanaan operasi SAR, masa pencarian standar berlangsung selama tujuh hari dan dapat diperpanjang secara berkala berdasarkan hasil evaluasi.

“Dari hasil evaluasi pencarian yang kita laksanakan selama 53 hari, tidak ada tanda-tanda korban ditemukan lagi di atas permukaan perairan. Karena upaya pengangkatan kapal (salvage) juga belum bisa dilaksanakan dan masih membutuhkan proses, maka berdasarkan hasil evaluasi bersama, operasi SAR ini resmi kita tutup,” tegas I Putu Sudayana.

Meski operasi SAR resmi ditutup, Basarnas memastikan pemantauan wilayah perairan tetap dilakukan bersama instansi teknis terkait.

Basarnas juga membuka kemungkinan untuk kembali melaksanakan operasi SAR apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban atau proses pengangkatan kapal (salvage) dapat segera direalisasikan.

Dengan demikian, penutupan operasi SAR setelah 53 hari pencarian tidak meniadakan kemungkinan dilakukannya pencarian lanjutan apabila terdapat perkembangan baru terkait keberadaan korban maupun proses pengangkatan bangkai kapal. (Alf/Vina)

Pos terkait