BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR secara resmi membuka Sirkuit 2 Bamara Sport Climbing Competition 2026 se-Kalimantan Selatan di Venue Panjat Dinding GOR Hasanuddin Banjarmasin, Jumat (28/8/2026) sore.
Ajang tersebut mempertemukan atlet-atlet panjat tebing dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, strategi, serta mengembangkan potensi dalam olahraga panjat tebing.
Pembukaan Sirkuit 2 Bamara Sport Climbing Competition 2026 juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus Kota Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banjarmasin masa bakti 2026–2030.
Pelantikan dipimpin Ketua Umum FPTI Provinsi Kalimantan Selatan H Hasnuryadi Sulaiman HB yang juga menjabat Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.
Usai melantik jajaran kepengurusan baru, Hasnuryadi menyerahkan tanggung jawab pembinaan olahraga panjat tebing di Kota Banjarmasin kepada pengurus yang baru. Ia berharap kepengurusan FPTI Banjarmasin mampu menyusun dan menjalankan program pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet panjat tebing Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Kota FPTI Banjarmasin yang baru dilantik.
Menurut Yamin, olahraga panjat tebing tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga mentalitas, disiplin, serta penguasaan strategi.
“Selamat dan sukses kepada seluruh jajaran Pengurus Kota FPTI Banjarmasin periode 2026–2030 yang pada hari ini resmi dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan mampu membawa olahraga panjat tebing di Kota Banjarmasin menjadi semakin maju, terarah, dan berprestasi,” ujar Yamin.
Yamin juga mendorong pengurus FPTI Banjarmasin untuk memperkuat pembinaan atlet dari usia dini. Menurutnya, proses penjaringan bibit atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan dan didukung dengan kompetisi yang rutin.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak bibit-bibit atlet potensial yang lahir dan nantinya mampu mengharumkan nama Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bahkan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Kepada para atlet yang mengikuti Sirkuit 2 Bamara Sport Climbing Competition 2026, Yamin berpesan agar menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas selama bertanding.
Ia menegaskan bahwa kemenangan merupakan tujuan dalam kompetisi, namun proses dan sikap selama menjalani pertandingan juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter seorang atlet.
“Menang tentu menjadi tujuan, tetapi proses untuk mencapai kemenangan itulah yang akan membentuk seorang atlet menjadi lebih kuat. Tetap fokus, tetap sportif, dan utamakan keselamatan,” pungkas Yamin.
(Alf/Vina)





