PELAIHARI, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) meluncurkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh Ketua RT dan RW se-Kabupaten Tanah Laut. Peluncuran program tersebut berlangsung di Gedung Sarantang Saruntung, Jumat (19/6/2026), sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap aparatur di tingkat lingkungan.
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto mengatakan program tersebut menjadi langkah pertama yang dilakukan Pemkab Tala dengan memberikan perlindungan ketenagakerjaan yang sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat perlu mendapatkan jaminan perlindungan dalam menjalankan tugasnya.
“Ini merupakan yang pertama kali di Tala, di mana perlindungan ketenagakerjaan bagi Ketua RT dan RW seluruhnya didanai oleh Pemkab Tala,” tegas Bupati.
Melalui program ini, sebanyak 1.639 Ketua RT dan RW mendapatkan perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Selain itu, Pemkab Tala juga telah memberikan perlindungan serupa kepada sekitar 25 ribu pekerja rentan lainnya, termasuk marbot, guru ngaji, dan ustad.
“Jangan khawatir dalam menjalankan tugas karena sudah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Bupati Rahmat menegaskan bahwa perlindungan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada para aparatur hingga tingkat desa. “Kami tidak ingin mereka terbebani memikirkan hal-hal yang terjadi, seperti kecelakaan kerja. Semua sudah kami lindungi,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung perluasan cakupan perlindungan bagi pekerja rentan dan sektor informal di Tanah Laut. “Saya memohon kerjasamanya agar ke depan, target kita tidak hanya 25.000, tetapi bisa mencapai 50.000 pekerja rentan atau nonformal yang terlindungi,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen terus memperluas akses perlindungan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para pekerja sekaligus mendukung produktivitas dan pelayanan kepada masyarakat. (nurul octaviani)





