Pemkab Tala Paparkan Capaian IPKD 2026, Nilai Pengelolaan Keuangan Daerah Terus Meningkat

PELAIHARI, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengikuti kegiatan Validasi Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri melalui video conference di Command Center Diskominfostasan Tanah Laut, Kamis (18/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto memaparkan berbagai capaian dan strategi pembangunan daerah. Ia menyampaikan nilai IPKD Kabupaten Tanah Laut mengalami peningkatan dari 9,38 pada 2021 menjadi 9,70 pada 2024.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Bupati Rahmat juga menegaskan komitmen Pemkab Tala dalam mendukung Program Strategis Nasional serta menjalankan 25 program unggulan daerah dengan tetap memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar masyarakat.

Selain itu, Pemkab Tala terus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperkuat pelayanan publik melalui Call Center 112 dan berbagai kanal layanan digital pada perangkat daerah.

Langkah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun kebutuhan pembangunan secara cepat dan mudah.

Menanggapi pertanyaan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Rahmat menjelaskan PAD Kabupaten Tanah Laut saat ini berada pada kisaran Rp286 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan sumber-sumber pendapatan tersebut guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dan sektor sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Sementara itu, terkait pengelolaan belanja pegawai, Bupati menyebut hingga tahun 2026 persentase belanja pegawai masih berada pada angka 29 persen atau masih dalam batas ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, Pemkab Tala tetap menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila terjadi penurunan transfer ke daerah pada tahun-tahun mendatang.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Tanah Laut mulai merealisasikan program unggulan “Satu Desa Satu Sarjana” pada tahun 2026. Program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu.

Selain itu, program Sarjana Pelopor Desa juga telah dijalankan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Melalui berbagai inovasi dan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (nurul octaviani)

Pos terkait