BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Banjir yang tak kunjung surut di kawasan Pasar Gawi Manuntung, Jalan Prona II, Pemurus Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membuat para pedagang semakin terpuruk.
Genangan setinggi 10 hingga 20 sentimeter yang sudah berlangsung lebih dari dua pekan berdampak langsung pada pendapatan mereka.Beberapa pedagang mengaku kerugian makin besar lantaran pembeli enggan datang akibat akses jalan yang tergenang.
Kondisi sepi pembeli sejatinya sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, namun banjir kali ini memperparah situasi. Salah satu pedagang, Minten, mengungkapkan penjualannya turun drastis.
“Biasanya masih bisa dapat untung meski sedikit, tapi sekarang hampir tidak ada pembeli. Orang malas lewat karena jalannya kebanjiran,” ujarnya kepada dnusantarapost.com, Rabu (26/11/2025).
Pedagang lainnya, Sugiyatno, mengatakan situasi ini membuat banyak pedagang memutuskan buka lebih singkat.
“Kalau air naik, kami terpaksa cepat tutup karena tidak ada yang datang. Sudah rugi, barang juga banyak yang tidak laku,” ucapnya.
Para pedagang berharap pemerintah segera melakukan penanganan, terutama dengan meninggikan badan jalan Prona II yang dinilai berada lebih rendah dibanding permukaan sungai di sekitarnya.
“Kami cuma minta jalan ini ditinggikan. Selama masih rendah begini, banjir pasti terus terjadi,” tambah Sugiyatno.





