MARTAPURA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Martapura Kota mencatat lonjakan pendaftaran pernikahan.
Fenomena ini menjadi lebih mencolok karena dalam satu minggu setelah Idul Adha, tercatat ada sekitar 45 pasangan yang melangsungkan pernikahan.
Kepala KUA Martapura Kota, Abdul Basit, menjelaskan bahwa banyak masyarakat memilih waktu setelah Idul Adha karena dianggap sebagai hari baik untuk melangsungkan akad nikah.
Namun, menurutnya, anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat dan merupakan kekeliruan yang umum beredar di masyarakat.
“Memang benar setiap hari itu baik untuk menikah, tapi jika merujuk pada sunnah Rasulullah SAW, bulan Syawal justru lebih dianjurkan sebagai waktu terbaik untuk menikah,” ujar Abdul Basit.
Ia menambahkan bahwa Rasulullah SAW sendiri menikahi Aisyah pada bulan Syawal, sehingga para ulama sepakat bahwa Syawal merupakan momentum yang baik untuk melangsungkan pernikahan, bukan justru dihindari seperti anggapan sebagian masyarakat tempo dulu.
Meski begitu, pihak KUA tetap memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang memilih menikah kapan pun.
“Kami tetap melayani dengan baik. Tapi penting juga bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar soal waktu-waktu yang dianjurkan dalam Islam,” pungkasnya. (nurul octaviani)





