MARTAPURA – Seekor ular King Kobra berukuran besar menghebohkan lingkungan Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (13/5/2025).
Ular berwarna putih kecoklatan itu pertama kali ditemukan oleh Teguh, warga setempat, saat membersihkan pekarangan belakang rumahnya.
“Saat merapikan jerigen, ular itu sudah melingkar. Saya langsung lapor ke petugas damkar karena takut,” ujar Teguh, Rabu (14/5).
Menanggapi laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar langsung mengerahkan tim ke lokasi.
“Laporan masuk pukul 12.34 Wita, dan kami temukan ular sepanjang sekitar 2,5 meter di tumpukan jerigen. Proses evakuasi selesai pukul 13.16 Wita,” jelas Kabid Damkar DPKP Banjar, M. Kasyaf R.
Petugas berhasil menangkap ular berbisa itu menggunakan alat khusus. Saat ini, King Kobra tersebut diamankan di Mako DPKP Banjar untuk dikarantina sebelum dilepas kembali ke habitat alami yang jauh dari permukiman.
Kasyaf menambahkan, kemunculan King Kobra bukan yang pertama di wilayah Karang Intan. Beberapa tahun terakhir, DPKP menerima laporan serupa.
“Pada 2022 pernah ada King Kobra sepanjang 5 meter di Awang Bangkal. Tahun 2023 juga ditemukan anak King Kobra di pondok apung warga di Riam Kanan,” ungkapnya.
Karena tidak ada laporan warga yang memelihara ular jenis ini, besar kemungkinan Karang Intan merupakan habitat alami King Kobra.
“Kami perkirakan sekitar 80% ada sarang atau habitat King Kobra di daerah ini,” ujarnya.
DPKP Banjar mengimbau warga agar waspada dan segera melapor jika menemukan ular, khususnya yang berbisa. “Laporkan segera ke petugas, jangan coba menangani sendiri,” tegas Kasyaf.





