Mulai Masuki Musim Hujan, Begini Kasus DBD di Kabupaten Banjar

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Memasuki musim hujan, Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi bayang-bayang masyarakat khususnya Kabupaten Banjar. Pada musim hujan populasi Aedes aegypti atau nyamuk penyebab demam berdarah akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas ketika habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan.

Di Kabupaten Banjar khususnya Kecamatan Martapura Timur pada Februari 2024 lalu, DBD menyebabkan 1 orang meninggal. Hal ini menjadi atensi khusus dari Camat Martapura Timur.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah imbau, kepada semua KPambakal untuk meningkatkan antisipasi kerawanan DBD ketika musim hujan tiba ini,” ujar Guslan.

Namun, kegundahan ini perlahan terobati karena data kasus Demam Berdarah (DBD) sudah di wilayah tersebut sudah teratasi.

Kendati demikian, meski kasus DBD terkontrol, Guslan, mengaku tetap mewaspadai, mengingat musim pancaroba sudah mulai masuk terutama musin hujan.

Secara keseluruhan, kasus DBD di Kabupaten Banjar berdasarkan data dari Dinas Kabupaten Banjar juga menyatakan kasus DBD terkontrol dengan baik.

Data menunjukkan, selama dua bulan belakangan di September dan Oktober, hanya ada satu kasus DBD saja dan tidak meninggal. Bahkan pada September kasus DBD nol kasus begitu pula yang meninggal nol kasus.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Banjar, Andy Latif, Senin (11/11/2024) menjelaskan, pihaknya di Dinas terus menggelar Pencanangan GERTAK (Gerakan Serentak), Pemberantasan Sarang nyamuk dengan Menguras, Menutup tempat penampungan air, dan Mendaur-ulang barang-barang bekas) serta ditambah (Plus) menaburkan larvasida pembasmi jentik.

“Itu dimulai dari awal tahun oleh Bupati Banjar dan komitmen seluruh camat se-Kabupaten Banjar dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Banjar untuk selalu meningkatkan upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk secara berkala, ” urainya.

Kemudian, lanjut dia, petugas Dinkes juga melakukan pengendalian vektor sesuai dinamika kasus.

“Kami juga memberikan informasi melalui siaran radio Al Karomah tentang PSN, ” imbuhnya lagi. (nurul octaviani)

Berikut Data Kasus DBD di Kabupaten Banjar Januari-Oktober 2024

Januari
Penderita = 293
Meninggal = 1

Februari
Penderita = 143
Meninggal = 1

Maret
Penderita = 40
Meninggal = 0

April
Penderita = 19
Meninggal = 0

Mei
Penderita = 10
Meninggal = 0

Juni
Penderita = 9
Meninggal = 0

Juli
Penderita = 7
Meninggal = 0

Agustus
Penderita = 10
Meninggal = 0

September
Penderita = 0
Meninggal = 0

Oktober
Penderita = 1
Meninggal = 0

TOTAL KASUS DBD JAN-OKT 2024
Penderita = 532
Meninggal = 2

Pos terkait