MARTAPURA, dnusantarapost.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar memperkirakan jumlah jemaah pada momen 5 Rajab tahun ini berpotensi meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Estimasi sementara menunjukkan kenaikan berada di kisaran 46 persen.
Perwakilan BPS Kabupaten Banjar, Ahmad Fajar Novianto, yang mewakili Plt Kepala BPS Kabupaten Banjar, mengatakan angka tersebut merupakan prediksi awal berdasarkan tren data yang ada dan belum menjadi data resmi.
“Dari prediksi sementara, terdapat potensi kenaikan sekitar 46,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun angka ini masih bersifat estimasi,” ujarnya usai rapat koordinasi, Rabu (24/12/2025).
Pada pelaksanaan 5 Rajab sebelumnya, jumlah jemaah diperkirakan berada di kisaran 4,1 hingga 5 juta orang.
Dengan tren kenaikan tersebut, jumlah jemaah tahun ini berpotensi bertambah sekitar 1,9 juta orang, sehingga total pengunjung diperkirakan mendekati 6 juta jiwa.
Fajar menjelaskan, potensi lonjakan jumlah jemaah dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya pelaksanaan kegiatan yang berdekatan dengan libur sekolah, libur Natal, dan momentum akhir tahun, sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.
Untuk mendukung estimasi tersebut, BPS Kabupaten Banjar akan melakukan penghitungan menggunakan pendekatan statistik dan pengolahan data visual, bekerja sama dengan instansi terkait.
Salah satunya melalui pengambilan data dari sejumlah titik CCTV pada waktu puncak kepadatan yang kemudian diolah menggunakan algoritma machine learning guna memperkirakan tingkat kepadatan jemaah.
Meski demikian, BPS menegaskan bahwa seluruh angka yang disampaikan masih berupa gambaran awal dan akan melalui proses penghitungan lanjutan serta validasi sebelum dirilis secara resmi.
“Angka ini belum final dan belum merupakan rilis resmi BPS. Untuk jumlah pasti, masih menunggu hasil penghitungan akhir,” pungkasnya. (nurul octaviani)






