Tim Orado Kabupaten Banjar Raih Peringkat 3 dan 4 di Orado Championship 2026

BANJARBARU, dnusantarapost.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tim Orado Kabupaten Banjar. Dua tim yang diturunkan dalam ajang Orado Championship 2026 berhasil menembus empat besar dengan masing-masing meraih peringkat ketiga dan keempat.

Turnamen domino tersebut digelar selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, dengan mempertemukan puluhan tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi DN Antero Banjarbaru dan Hotel Aeris Banjarbaru itu diikuti sebanyak 64 tim. Persaingan berlangsung cukup ketat sejak babak awal hingga perebutan posisi empat besar.

Perwakilan Tim Orado Kabupaten Banjar, Hidayat, mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraih timnya.

Menurutnya, keberhasilan membawa dua tim hingga finis di posisi ketiga dan keempat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat keberadaan klub-klub domino di Kabupaten Banjar.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas hasil yang diraih pada kejuaraan ini. Menghadapi puluhan tim tangguh dari dua provinsi dan berhasil mengamankan posisi tiga dan empat adalah pencapaian yang memotivasi kami,” ujar Hidayat.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memberikan kontribusi dalam pengembangan olahraga domino di Kabupaten Banjar agar semakin solid dan mampu melahirkan prestasi di berbagai ajang.

Sementara itu, Founder DN Antero Banjarbaru, Diah Nurmala, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas.

Ia menilai, turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi wadah untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan memberikan kesempatan kepada para atlet domino untuk mengembangkan kemampuan.

“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat kebersamaan, sportivitas, dan memberikan kesempatan kepada para atlet untuk terus berkembang,” jelas Diah.

Diah juga turut memberikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih Tim Orado Kabupaten Banjar pada ajang tersebut.

Dengan berakhirnya Orado Championship 2026, diharapkan geliat olahraga domino di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah semakin berkembang. Selain melahirkan atlet-atlet berprestasi, kompetisi tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpemain dan klub domino. (nurul octaviani)

Pos terkait