TANAH LAUT, dnusantarapost.com – Pemilihan Nanang dan Galuh Kabupaten Tanah Laut tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk mencari figur representatif daerah. Ajang tersebut diharapkan melahirkan generasi muda yang mampu membawa nama Tanah Laut sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, saat menghadiri malam puncak Pemilihan Nanang dan Galuh Tala di Pelaihari, Sabtu (29/8/2026) malam.
Hj. Dian mengatakan, para finalis yang terpilih nantinya memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan potensi Tanah Laut kepada masyarakat luas.
Menurutnya, pemahaman terhadap daerah menjadi hal penting bagi seorang Nanang dan Galuh. Mereka tidak cukup hanya mengenakan atribut sebagai duta daerah, tetapi juga harus memahami potensi, budaya hingga berbagai tantangan yang dihadapi Tanah Laut.
“Pemilihan Nanang dan Galuh ini tidak hanya seremoni semata. Ke depannya, ajang ini harus jauh lebih bermakna, baik bagi para finalis maupun bagi daerah. Mereka adalah wajah Tanah Laut di berbagai sektor,” ujarnya.
Ia berharap para finalis yang telah melalui proses seleksi dapat menjadi agent of change bagi lingkungan sekitarnya. Peran tersebut tidak berhenti setelah dinobatkan sebagai Nanang dan Galuh, tetapi berlanjut melalui berbagai kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Bukan hanya berhenti sebagai duta, tetapi menjadi penggerak perubahan nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.
Hj. Dian juga menilai Pemilihan Nanang dan Galuh menjadi salah satu ruang untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di Tanah Laut.
Para finalis yang mengikuti rangkaian seleksi, menurutnya, memiliki peluang besar untuk menjadi inspirasi dan motivator bagi anak-anak muda lainnya.
“Perjalanan Nanang dan Galuh ini tidak hanya sampai di sini. Ke depan, fungsi dan peran mereka harus jauh lebih bermakna untuk pembangunan daerah,” tegasnya.
Kepada peserta yang terpilih sebagai Nanang dan Galuh, Hj. Dian berpesan agar tidak menganggap malam puncak sebagai akhir perjalanan. Sebaliknya, penobatan tersebut menjadi awal dari tugas dan tanggung jawab yang lebih besar.
Sementara bagi peserta yang belum terpilih, ia meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, hasil pemilihan bukan menjadi ukuran mutlak terhadap kemampuan maupun potensi seseorang.
“Teruslah berkarya dan berkontribusi untuk Tanah Laut,” pesannya.
Malam puncak Pemilihan Nanang dan Galuh Tala berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat serta ratusan penonton yang memadati lokasi kegiatan. (tata)





