Banjir Rendam Ratusan Sekolah, 190 Sekolah di Kabupaten Banjar Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pendidikan memutuskan untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah-sekolah terdampak banjir.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan terhitung mulai besok hingga waktu yang belum ditentukan, menyesuaikan dengan kondisi sarana dan prasarana sekolah yang belum dapat digunakan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, mengatakan keputusan ini diambil untuk menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan di tengah kondisi bencana.

“Akibat banjir, sejumlah sarana dan prasarana sekolah belum memungkinkan untuk digunakan. Oleh karena itu, pembelajaran jarak jauh diterapkan mulai besok sampai kondisi dinyatakan aman,” ujar Yudi Andrea, Minggu (4/1/2026)

Berdasarkan data terbaru dari Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Nomor: 400.3.6.1/007/Disdik/2026, tercatat sebanyak 190 sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Banjar terdampak banjir dan harus menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Yudi menjelaskan, kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Pembelajaran tatap muka akan kembali diberlakukan setelah sarana dan prasarana sekolah dinyatakan layak dan aman digunakan.

“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama. Setelah sekolah siap digunakan kembali, baru kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat dilaksanakan,” jelasnya. (nurul octaviani)

Pos terkait