BALANGAN, dnusantarapost.com – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan di lingkungan perkantoran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Proteksi Dini dan Standar Safety Bahaya Kebakaran bagi gedung kantor pemerintahan, Kamis dan Minggu (25 dan 28 September 2025).
Bimtek ini digelar sebagai bentuk antisipasi atas meningkatnya risiko kebakaran, terutama di tengah status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah ditetapkan sejak Agustus lalu. Sepanjang periode Agustus–September 2025, Kabupaten Balangan sendiri telah mencatat lima insiden kebakaran.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyampaikan bahwa masih banyak kantor pemerintahan di Balangan yang belum memiliki sistem proteksi dini kebakaran maupun standar keamanan bangunan.
“Sistem proteksi ini penting karena menyangkut keselamatan jiwa, arsip penting, dokumen negara, serta kelangsungan layanan publik,” ujar Rahmi dalam keterangannya pada Senin (29/9/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sekretariat SKPD se-Kabupaten Balangan, dengan menghadirkan narasumber dari ULP Paringin serta Dinas Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, yang turut hadir membuka acara, menegaskan pentingnya pencegahan kebakaran sebagai langkah strategis menjaga keamanan dan kelangsungan fungsi pemerintahan.
“Jika terjadi kebakaran di gedung pemerintahan, bukan hanya aset yang hilang. Arsip penting bisa musnah, pelayanan publik lumpuh, bahkan nyawa bisa terancam,” ujarnya.
Ia berharap Bimtek ini dapat membekali peserta dengan keterampilan dan kesadaran tinggi terhadap pencegahan dan penanganan dini bahaya kebakaran di lingkungan kerja masing-masing.
BPBD Balangan menekankan bahwa pencegahan dan mitigasi kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama. Tidak cukup hanya mengandalkan petugas damkar, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh pegawai kantor.
“Mari bangun budaya safety, tingkatkan koordinasi, dan perkuat kerjasama antarinstansi agar kita semua lebih sigap, terlatih, dan waspada,” pungkas Akhmad Fauzi.





