BALANGAN, dnusantarapost.com – Balangan Festival 2025 hadir meriah dengan menghadirkan 100 stand pameran yang tersebar di area kegiatan. Seluruh stand diberikan secara gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) asli Kabupaten Balangan.
Langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dari total 100 stand tersebut, sebanyak 57 ditempati pelaku UMKM, 20 diisi sektor Ekraf dan pariwisata, sementara 23 lainnya diisi perwakilan kecamatan, KNPI, organisasi, perbankan, hingga Telkomsel.
Tak hanya itu, sekitar 200 pedagang kaki lima (PKL) terdaftar juga ikut memeriahkan festival. Beberapa stand bahkan menampung lebih dari satu PKL sehingga produk yang ditawarkan semakin beragam.
Kabid Pemasaran, Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Balangan, Miry Rusida, mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah untuk mengangkat potensi lokal.
“Kami ingin UMKM dan pelaku Ekraf bisa berkembang, lebih dikenal, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Stand gratis ini adalah bentuk dukungan nyata untuk mereka,” ujarnya.
Miry menambahkan, Balangan Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga media promosi bagi sektor pariwisata dan Ekraf.
“Harapan kami, masyarakat makin mencintai produk lokal dan pariwisata Balangan. Ajang ini juga menjadi sarana kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan swasta,” jelasnya.
Pengunjung dapat menemukan berbagai produk, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga layanan perusahaan mitra. Kehadiran sektor swasta diharapkan dapat membuka peluang kemitraan baru yang memperkuat jaringan bisnis pelaku usaha lokal.
Balangan Festival 2025 pun menjadi bukti kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ruang kreatif yang memberi dampak langsung bagi ekonomi daerah.






