Jalan A Yani KM 31 Banjarbaru Ditutup Selama 5 Bulan, Simak Pengalihan Arusnya

BANJARBARU – Imbas pembongkaran Jembatan Sungai Ulin atau Jembatan Brimob yang ada di Jalan Protokol Ahmad Yani KM 31,5 Banjarbaru atau tepatnya di depan Kolam Renang Antasari, arus lalu lintas utama di kawasan tersebut dialihkan selama lima bulan ke depan.

Berdasarkan surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan, pengalihan arus ini dimulai sejak tanggal 11 Juni 2025 hingga 15 November 2025. Akibatnya, akses utama yang cukup vital ini akan ditutup total dan tidak bisa dilewati oleh pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono mengatakan, penutupan jalan ini pada awalnya akan dilaksanakan mulai 1 Juni 2025. Namun dengan berbagai pertimbangan, khususnya menjelang Idul Adha seperti angkutan logistik dan mobilitas masyarakat yang meningkat di momen tersebut, penutupan jalan ini pun diundur sampai Idul Adha usai.

Para pengguna jalan dari arah Banua Anam (Hulu Sungai) menuju Banjarmasin dan sebaliknya akan dialihkan menuju jalan Trikora. Sementara masyarakat yang memiliki tujuan di dalam Kota Banjarbaru masih bisa melintas hingga Jalan A. Yani KM 32.

“Terkhusus sumbu 6 ke atas, dari arah Hulu Sungai menuju Banjarmasin atau sebaliknya dialihkan melewati Trikora,” kata AKP Embang, JUmat (30/5/2025)

Beberapa jalan alternatif bagi pengguna R2 maupun R4 dipersiapkan. Pengguna R2 atau R4 masih bisa menuju Banjarmasin atau sebaliknya melewati jalan Sapta Marga, Bina Putra, dan Jalan Bandara baru yang ada di KM 29.

Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, Satlantas Polres Banjarbaru juga sudah memasang papan informasi dan rambu penunjuk jalan sejak beberapa waktu yang lalu di Bundaran Simpang 4 Kota Banjarbaru.

Pos-pos lalu lintas pun juga didirkan seperti di Bundaran Simpang 4 Kota Banjarbaru, Bundaran Palm, Liang Anggang dan Jalan Tembus Bandara yang baru.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk menyesuaikan jam kegiatannya, terlebih di jam-jam sibuk, ikuti rambu-rambu yang sudah dipasang dan patuhi arahan petugas,” imbau AKP Embang Pramono. (nurul octaviani)

Pos terkait