BALANGAN, dnusantarapost.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan mengunjungi SMPN 3 Paringin dalam rangka program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), memberikan sosialisasi dan edukasi terkait kesiapsiagaan dan ketangguhan terhadap bencana.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa sejak dini tentang kebencanaan serta melatih mereka untuk melakukan tindakan pencegahan dan mitigasi bencana.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, melalui Penelaah Teknis Kebijakan, Rizky Rahmatillah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk meminimalkan korban bencana, khususnya di lingkungan sekolah, serta membangun generasi yang tangguh dalam menghadapi bencana.
“Kami mengharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi bagian dari penanggulangan bencana dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh. Dengan demikian, mereka bisa lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan,” harap Jumaidil.
Selama kegiatan, siswa diajak untuk mengikuti simulasi tanggap darurat, pelatihan evakuasi, serta pendidikan tentang pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis yang bisa diterapkan dalam situasi darurat.
Jumaidil menekankan bahwa implementasi program ini memerlukan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak. Namun, manfaat jangka panjang yang dihasilkan sangat besar, yakni terciptanya generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi bencana alam.
“Ini adalah langkah penting untuk melindungi generasi muda dari risiko bencana alam, dan kami berharap program ini dapat diperluas ke sekolah-sekolah lainnya di Balangan,” pungkasnya.





