BALANGAN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar acara pengalungan medali dan penyerahan piala secara simbolis kepada 13 atlet Akademi Seni Bela Diri Karate Indonesia (ASKI) Balangan atas prestasi yang mereka raih dalam ASKI Championship 4 di Banjarbaru.
Acara ini berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, pada Jumat (14/2/2025).
Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para atlet, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelepasan atlet ASKI yang akan bertanding pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Kabupaten Tanah Laut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balangan, Melda Risda Elfa, dalam sambutannya berpesan agar para atlet menjaga stamina, terus berlatih, dan meningkatkan keterampilan bertanding. Ia berharap para atlet ASKI Balangan mampu meraih prestasi terbaik di kejuaraan mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan dedikasi para atlet. Semoga mereka terus berlatih dengan tekun dan bisa membawa pulang medali untuk Balangan,” ujarnya.
Sementara itu, Binpres Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Balangan, Akhmad Rifki, menjelaskan bahwa setelah pengalungan medali, para atlet akan kembali dilepas untuk mengikuti Kejurprov dan Porprov 2025 di Kabupaten Tanah Laut.
“Kegiatan hari ini mencakup pengalungan medali sekaligus pelepasan tim Kejurprov menuju Porprov. Adapun atlet yang akan berlaga di Kejurprov menuju Porprov berjumlah 10 orang dengan empat pendamping,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa persiapan menuju Porprov sudah dimulai sejak tahun lalu agar para atlet dapat tampil maksimal dan memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Balangan.
Selain itu, Forki Balangan juga berharap dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balangan, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk terus mendukung para atlet, terutama dalam hal perlengkapan dan anggaran.
“Harapannya, anggaran untuk cabang olahraga bela diri dapat maksimal dari KONI untuk Porprov tahun ini. Sebab, perlengkapan bela diri memang mahal dan harus sesuai standar. Jika tidak memenuhi standar, atlet tidak diperbolehkan bertanding,” tambahnya.
Salah satu atlet ASKI Balangan, Muhammad Raehan, mengungkapkan kesiapannya menghadapi kejuaraan dengan persiapan yang matang dan latihan intensif setiap hari.
“Persiapan saya cukup matang. Latihan dilakukan setiap pagi dan sore. Saya akan bertanding di kelas Kumite perorangan -60 kg. Semoga bisa memberikan hasil terbaik di Kejurprov pada 21–23 Februari 2025 dan Porprov pada Oktober 2025,” ujarnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan para atlet ASKI Balangan dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang Kejurprov dan Porprov 2025.





