MARTAPURA, dnusantarapost.com Suasana haul ke-20 Guru Sekumpul mulai terasa di Kabupaten Banjar, khususnya Kota Martapura. Saat berkeliling di sekitar Kota Martapura, banyak warga yang sudah bahu membahu mendirikan tenda untuk membuat posko dan dapur umum.
Belum lagi alunan syair maulid Sekumpul senantiasa dimainkan melalui speaker-speaker yang sudah dipasang oleh para relawan di zonanya masing-masing.

Dari pantauan di lapangan pada Jumat (3/1/2025) sore, puluhan kendaraan dan ratusan jemaah mulai memadati kawasan Lampu Merah Simpang Empat Sekumpul.
Para jemaah berbondong-bondong berjalan kaki dari berbagai arah menuju jantung Sekumpul, yakni kawasan Ar Raudhah.
Terlihat juga petugas relawan maupun dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar dan Satlantas Polres Banjar bahu membahu untuk membantu jemaah menyeberang dan mengatur lalu lintas yang sudah mengalami perpadatan.
“Kita berharap dan mengimbau para pengendara dan jemaah mematuhi arahan petugas dan relawan,” ujar Kasatlantas Polres Banjar, AKP Risda Idfira.
Suasana kota semakin ramai dengan umbul-umbul dan bendera di sepanjang jalan. Nampaknya, hajatan besar ini akan segera tiba dan masyarakat menyambutnya dengan riang gembira.
Saat berjalan-jalan di Kelurahan Keraton, terangnya lampu-lampu mulai mewarnai malam di daerah itu selama seminggu terakhir.
Di Desa Tanjung Rema, setiap RT berlomba-lomba membangun gapura untuk menyambut kedatangan jemaah, dan lapangan bola yang dijadikan sebagai zona parkir sudah mulai diisi dengan mobil-mobil para jemaah.
Masyarakat di sepanjang Sungai Martapura juga tak kalah antusias. Dermaga sederhana yang terbuat dari bambu mulai berlabuh di tepi sungai dan beberapa rumah warga untuk menyambut kedatangan jemaah dari jalur air.
Momen 5 Rajab 1446 Hijriyah ini hanya menghitung hari saja. Tim Posko Induk Sekumpul dan Pemerintah Kabupaten Banjar serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga sudah melakukan rapat lintas sektoral untuk menyambut kedatangan jutaan jemaah agar semuanya bisa berjalan dengan lancar dan kondusif. (nurul octaviani)





