Rayakan HUT ke-79 RI, Desa Sumber Rejeki Adakan Pameran Bonsai

BALANGAN, dnusantarapost.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, berlangsung meriah dengan diadakannya Pameran Bonsai bertajuk “Hijau Bonsaiku Segar Oksigenku”. Acara ini menjadi sorotan karena kehadiran ratusan bonsai menawan yang didatangkan dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan.

Pameran yang berlangsung selama dua hari, dari 10 hingga 11 Agustus 2024, merupakan hasil gagasan Komunitas Bonsai “Oyot Bengkong” dan sekaligus menandai deklarasi berdirinya Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Balangan.

Ketua pelaksana, Imam, menyampaikan bahwa acara ini menggabungkan dua kegiatan utama, yaitu pameran bonsai dan deklarasi PPBI cabang Balangan. “Kami berharap deklarasi ini tidak hanya menguatkan komunitas bonsai di Balangan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Pameran ini diikuti oleh sekitar 303 peserta yang datang dari berbagai daerah seperti Banjarbaru, Kandangan, Barabai, Pantai Hambawang, dan Paringin. Selain menampilkan bonsai yang memukau, acara ini juga menggelar kompetisi dengan tiga kategori utama, yaitu Kelas Prospek, Kelas Jadi, dan Kelas Sovenir.

Patur, Ketua Komunitas Oyot Bengkong, menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan HUT RI, tetapi juga berfungsi untuk mempererat hubungan antar anggota PPBI dan memperkenalkan keindahan bonsai kepada masyarakat luas. “Kami ingin menunjukkan pesona bonsai dan mengenalkan Desa Sumber Rejeki sebagai pusat pembudidayaan bonsai yang luar biasa,” jelas Patur.

Kepala Desa Sumber Rejeki, Kuwat, memberikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Oyot Bengkong atas terselenggaranya acara ini. “Kami sangat menghargai usaha komunitas Oyot Bengkong, yang merupakan satu-satunya komunitas bonsai di desa kami. Alhamdulillah, tahun ini adalah event pertama bagi mereka. Kami berharap tahun depan bisa dikembangkan lebih meriah lagi,” ujar Kuwat.

Acara ini tidak hanya diharapkan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat jaringan komunitas bonsai serta memberikan manfaat ekonomi bagi daerah setempat.

Pos terkait