Gelar Lomba Olahan Menu B2SA, Komitmen DKP3 Balangan dalam Pemenuhan Gizi Masyarakat

BALANGAN, dnusantarapost.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan menyelenggarakan lomba untuk pengolahan menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) berdasarkan bahan makanan lokal di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Senin (30/10/2023).

Tema yang dipilih adalah “Gerakan Makan Nikmat, Makan Sehat, Makan B2SA, Gemar Sayur dan Buah,” dengan fokus pada upaya mengatasi masalah stunting di Kabupaten Balangan.

Bacaan Lainnya

Lomba menu B2SA ini memiliki ciri khas unik, di mana penilaian tidak hanya berdasarkan penggunaan beras sebagai sumber karbohidrat, tetapi juga mencakup penggunaan bahan makanan seperti umbi-umbian, jagung, labu, atau pisang.Selain itu penilaian juga berpengaruh terhadap kreativitas pengolahan dan penyajian menu, cita rasa dan nilai gizi.

Plt. Kepala DKP3 Balangan, Rizkianor Fauzi Dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari seluruh pihak baik TP PKK kabupaten, kecamatan dan desa atas terselenggaranya acara.

Rizkianor Fauzi juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi yang bertujuan berperan aktif dalam mengurangi tingkat stunting di Kabupaten Balangan.

“ Kegiatan ini menunjukkan komitmen berbagai pihak untuk menciptakan perubahan positif dan juga kepedulian terhadap program kesehatan masyarakat terutama penurunan angka stunting”ucapnya.

Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, secara aktif ia mengunjungi setiap meja peserta dari delapan kecamatan untuk mengevaluasi persiapan mereka.

Sri Huriyati Hadi juga mengungkapkan dengan acara kegiatan ini, harapannya para ibu akan mendapatkan edukasi tentang cara mengolah bahan makanan dengan tetap mempertahankan kualitas gizi, tanpa selalu mengandalkan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.

“Dengan konsumsi pangan B2SA gizi seimbang terhadap anak-anak di Kabupaten Balangan bisa tercukupi, Artinya bahan pokoknya bisa kita ganti dengan sesuatu hasil dari tanaman di kebun-kebun kita,” sampainya.

Pada kegiatan ini Kecamatan Awayan meraih gelar juara pertama, sementara Kecamatan Paringin menduduki peringkat kedua, dan juara ketiga diraih oleh Kecamatan Paringin Selatan.(AH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar