BALANGAN, dnusantarapoat.com -Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yang bertempat di Aula Dishub Balangan, Paringin Selatan pada Selasa (9/7/2024)
Forum ini dipimpin langsung oleh Kadishub Balangan, H Musa Abdullah yang juga dihadiri dari pihak kepolisian, para kepala bidang serta stakeholder terkait.
Dalam kesempatannya, Musa mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan sejumlah pihak karena beberapa hari yang lalu Dishub Balangan menerima undangan terkait penilaian penghargaan Wahana Tata Nurgara (WTN) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat selaku Panitia Pelaksana Tingkat Nasional Penghargaan WTN untuk tahun 2023-2024.
Untuk selanjutnya, dalam kesempatan tersebut Dishub Balangan beserta tim yang mendampingi menyampaikan ekspose dan paparan tentang kondisi penyelenggaraan transportasi perkotaan di Kabupaten Balangan.
“Melalui forum ini kami akan terus bermitra dengan stakeholder terkait diantaranya adalah jajaran kepolisian, forum ini sangat penting karena telah banyak membantu pekerjaan dan kinerja yang ada di Dishub,” ujar Musa.
Musa menyampaikan, untuk persoalan yang dibahas saat ini terkait portal jembatan yang roboh, lampu merah dan juga persoalan lainnya yang sedang terjadi beberapa waktu belakangan ini yang menjadi sorotan serta masukan dari masyarakat.
Dalam forum tersebut, sejumlah masukan, saran dan langkah yang akan diambil telah disepakati bersama agar persoalan yang ada dapat diminimalisir dan diselesaikan dengan baik.
“Soal portal jembatan yang roboh, kami sepakati saat ini dipindah dulu ke pinggir jalan agar tidak membahayakan dan mengganggu lalu lintas, rencananya akan dipasang kembali, nantinya juga akan kami pasang tanda-tanda peringatan yang lebih mencolok lagi agar kejadian menabrak portal ini tak terulang lagi,” jelasnya.
Musa juga melanjutkan untuk lampu merah saat ini tinggal menunggu pengaktifan dengan melihat kondisi dan situasi lalu lintas, karena saat ini kondisi jalan masih belum maksimal dikarerenakan adanya pengerjaan jembatan kembar Paringin yang belum selesai.
“Namun kami upayakan dalam waktu dekat lampu merah akan aktif, langkah selanjutnya kami akan melakukan siklus waktu lampu berapa detik ideal lamanya dengan melihat kondisi jalan yang ada, kemudian kami juga nantinya akan melakukan simulasi lampu merah dan berharap tidak ada terjadi kemacetan terutama di jalur jembatan yang berportal,” pungkasnya.






