Musibah Kebakaran di Cempaka, Walikota Banjarbaru Ingatkan Ini

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Imbauan ini terasa semakin dekat, menyusul musibah yang baru saja terjadi di kawasan Cempaka.

Siang itu, api datang begitu cepat. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan melahap rumah-rumah warga. Sedikitnya enam rumah terdampak, sementara tujuh kepala keluarga harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal 

Bacaan Lainnya

Di tengah kepanikan, sebagian warga hanya sempat menyelamatkan diri. Ada yang berlari keluar rumah, ada pula yang tak kuasa menahan panik saat melihat api merambat hingga ke atap dalam waktu singkat. 

Bahkan, ada cerita pilu dari warga yang tak sempat menyelamatkan barang berharga, hanya bisa menatap sisa rumah yang hangus terbakar. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran kerap bermula dari hal-hal sederhana.

Dari hasil penyelidikan awal, api diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah, sebelum akhirnya menjalar ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor, instalasi listrik, dan perangkat elektronik di rumah.

“Kebakaran sering terjadi karena kelalaian dalam penggunaan kompor, listrik, dan perangkat elektronik lainnya. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, banyak kejadian bermula dari hal yang tampak sepele—kompor yang lupa dimatikan, stop kontak yang dipakai berlebihan, hingga perangkat elektronik yang tetap menyala tanpa pengawasan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat membangun kebiasaan sederhana yang bisa menyelamatkan. 

Memastikan kompor benar-benar mati, tidak menumpuk colokan listrik, serta rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi menjadi langkah kecil yang berdampak besar.

Warga juga diingatkan untuk lebih teliti sebelum meninggalkan rumah. Memastikan semua peralatan dalam kondisi aman bisa menjadi pembeda antara rumah yang selamat dan musibah yang datang tiba-tiba.

Lebih dari itu, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama.

Peristiwa di Cempaka menjadi pelajaran bahwa musibah bisa datang tanpa peringatan. Namun, dengan kewaspadaan dan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, risiko musibah kebakaran bisa ditekan. (nurul octaviani)

Pos terkait