BANJARBARU, dnusantarapost.com– Warga Jalan Kasturi II, Gang Barito II, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, digemparkan dengan penemuan mayat seorang anak perempuan di dalam kamar pada Rabu (24/1/2025).

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunadi, membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Ziaul Rellyan Naek, seorang pelajar kelas 1 SMPN 15 Banjarbaru, kelahiran Banjarbaru, 19 Februari 2012.
Menurut keterangan saksi, yang merupakan kakak korban, insiden terjadi saat korban berada di dalam kamar dengan pintu terkunci.
Sebelum kejadian, saksi sempat mendengar suara tangisan dan tawa dari dalam kamar korban. Namun, suara tersebut tiba-tiba berhenti, menyisakan bunyi ponsel korban.
Saksi kemudian mengecek melalui jendela dan menemukan korban dalam posisi leher terikat tali rafia ungu yang terikat pada jendela.
Kakak korban mencoba masuk dengan memanjat menggunakan selang, tetapi tidak berhasil, sehingga meminjam tangga dari tantenya untuk memeriksa kondisi korban.
“Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas, tubuhnya berwarna biru, dan ditemukan dalam posisi duduk. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia,” ujar Ipda Kardi.
Tim Identifikasi Polres Banjarbaru yang tiba di lokasi kejadian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Banjarbaru untuk dilakukan visum.
Beberapa barang bukti yang diamankan di tempat kejadian antara lain:
- Tali rafia ungu sepanjang 1,5 meter.
- Ponsel merek Infinix 50i warna silver dengan pelindung karet warna putih bening.
- Korek api berwarna hijau.
Hasil interogasi terhadap kakak korban mengungkap bahwa korban memiliki kebiasaan berimajinasi sendiri dan beberapa hari terakhir mengalami kesulitan tidur. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit maag. (nurul octaviani)





