Dugaan Tindak Asusila Terjadi di Salah Satu Ponpes Kabupaten Banjar

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Dugaan tindak asusila terjadi di salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Banjar. Dari pantauan di lapangan pada Selasa (14/1/2025) pagi, situasi di Ponpes itu nampak sepi.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang dikumpulkan, Ponpes ini sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar sejak Jumat (10/1/2025). Kabarnya, para santri dan santriwati juga dipulangkan ke rumah.

Bangunan yang kosong ini juga nampak berantakan, hampir tidak ada tanda-tanda kehidupan disana. Kabar yang beredar, kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, namun pihak Polres Banjar belum memberikan statement apapun.

Salah satu warga sekitar berinsial F menuturkan, Ponpes itu sudah berdiri sekitar 9 tahun yang lalu. Ia mengatakan, oknum pengajar pondok yang diduga melakukan tindak asusila terkenal dengan pribadi yang tertutup.

“Selama pondok itu berdiri, tidak pernah ada interaksi dengan warga sekitar, padahal disini kawasan yang padat penduduk,” ujar F.

Dari salah satu santri yang hendak pulang ke kampung halamannya pada Selasa (14/1/2024) sore menuturkan, kabar dugaan tindak asusila itu menyebar sejak Jumat (10/1/2025) malam.

“Sejak saat itu, banyak santri dan santriwati yang pulang, puncaknya Sabtu siang kemarin,” ungkap santri yang tidak disebutkan namanya dan sudah mondok di Ponpes ini kurang lebih 3 tahun. (nurul octaviani)

Pos terkait