MARTAPURA, dnusantarapost.com – Rizfia Suaida, seorang siswi asal SDN 1 Gambut berhasil membawa nama Kabupaten Banjar ke kancah nasional dalam ajang Festival Etnik Model Indonesia (FEMI) Tahun 2024 season 2 yang digelar di Jakarta pada 25-27 Oktober 2024 kemarin.
“Alhamdulillah Fia berhasil membawa nama Gambut Kabupaten Banjar setelah latihan berbulan-bulan bersama Gabriella Bertha yang merupakan Putri Pariwisata Geopark Meratus tahun 2023 dan Scarlet Agency,” ujar Ibunda Fia, Anita.

Rizfia pun berhasil masuk lima besar dan meraih juara harapan 2 dalam ajang nasional itu dengan menampilkan kain sasirangan dan tarian Dayak.
Rizfia mengenakan gaun Sasirangan berwarna kuning yang dipadukan dengan warna hijau dan mahkota yang terbuat dari tikar purun.
“Kita memang ingin mengenalkan dan membawa budaya Banjar ke kancah nasional, jadi menurut designer kami, OKI Golden warna kuning cerah yang dipadukan warna hijau lah yang memberi kesan Orang Banjar banar,” jelas Anita lagi.
Tidak hanya gaun sasirangan, Rizfia juga membawakan dua jenis baju adat yakni Baju Adat Galuh Banjar dan baju Adat etnik Dayak yang disupport oleh Ibnu Hasan yang ia pakai saat menunjukkan bakatnya dalam menarikan tarian Dayak Kreasi.

Gadis kecil yang baru berusia 8 tahun dan menduduki bangku kelas 3 SD itu dengan bangga memamerkan pakaian dan budaya khas Banjar di ajang bergengsi tersebut.
Rizfia Suaida merupakan anak pertama pasangan dari Anita Sari dan Mulyadie. Sang ibu merupakan ibu rumah tangga dan sang ayah berprofesi sebagai seorang aparatur negara di kepolisian yang menjabat sebagai Kanit Intelkam di Polsek Sungai Tabuk.
Rizfia atau yang akrab disapa Fia itu menunjukkan bakat modellingnya di akhir tahun 2023 lalu. Ia mengikuti lomba fashion show casual yang digelar di Q-Mall Banjarbaru.
Sebagai orang tua, Anita selalu mendukung keinginan dan kesenangan anaknya. Hal ini dibuktikan dengan Anita yang berusaha menjaga mental dan kepercayaan diri Fia setiap ingin berkompetisi di ajang fashion show.
“Karena dia ini berprestasi, saya berusaha menjaga semangatnya supaya tidak down, karena sayang kalau dia berhenti di tengah jalan karena merasa kalah atau tidak berkompeten,” tandas Anita.
Rizfia sendiri memang menyukai dunia fashion. Sejak kecil, ia dipanggil Incess atau Princess oleh keluarganya karena kecantikannya serta sifat-sifatnya yang centil hingga membuat orang lain gemas.
“Fia senang fashion show karena rasanya jadi princess pakai baju dan make up yang bagus,” ujar Rizfia Suaida.
Meskipun tidak melulu meraih juara 1, Fia tetap semangat mengikuti berbagai kompetisi fashion show baik di dalam Kabupaten Banjar maupun di luar Kabupaten Banjar. Masuk dalam jajaran 5 besar di ajang Nasional ini merupakan satu pencapaian luar biasa bagi Rizfia.
“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar khususnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Ibu Liana Penny, Kepala Sekolah SDN 1 Gambut Ibu Siti Rokayah dan Bank Kalsel yang sudah memberikan dukungan kepada Rizfia Suaida untuk membawa nama Kabupaten Banjar di Ajang Festival Etnik Model Indonesia Seasone 2 di Jakarta,” ujar Anita. (nurul octaviani)






