ALUH-ALUH, dnusantarapost.com – Tiga orang santri yang menjadi korban klotok yang karam di Sungai Aluh-Aluh akhirnya ditemukan oleh tim sar gabungan pada Selasa (29/10/2024) dini hari. Kapolsek Aluh-Aluh, Ipda Muslim membenarkan informasi tersebut.
“Alhamdulillah ketiga korban sudah ditemukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Banjar, M Kasyaf menjelaskan kronologi penemuan dua korban terakhir.
“Korban atas nama M Hafi Mubarak ditemukan pada Senin malam sekitar pukul 22.55 WITA ditemukan mengapung kurang lebih 400 meter dari titik nol,” ujar Kasyaf.
Sedangkan korban terakhir, M Safriyan warga Pelaihari ditemukan pada Selasa (29/10/2024) dini hari sekitar pukul 01.57 WITA.
“Ditemukan mengapung juga kurang lebih 400 meter dari titik nol,” lanjutnya.
Jasad ketiga korban, Muhammad Rizqi, Hafi Mubarak dan Safriyan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ketiganya pun langsung di bawa ke rumah duka masing-masing.
Kasyaf juga menyampaikan beberapa kendala di lapangan. Dalam proses pencarian, pasang surut air dan penerangan menjadi salah satu kendalanya.
“Untuk kendala tentunya pasang surut air, mobilisasi ke lokasi dan juga arus air yang deras,” ungkapnya.
Dengan ditemukannya ketiga korban, tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Basarnas Banjarmasin secara resmi menutup operasi pencarian. (nurul octaviani)





