BALANGAN, dnusantarapost.com – Sebanyak 155 masyarakat di Kabupaten Balangan berhasil mendapatkan pengobatan melalui operasi katarak gratis yang digelar oleh Adaro Group dan Pemkab Balangan, yang puncaknya dilakukan di Puskesmas Batumandi, Jumat (11/10/2024).
Program ini merupakan bagian dari pilar Adaro Nyalakan Raga dalam Adaro Aksa Terang, sebuah inisiatif CSR yang dipelopori oleh Adaro Group (PT. Adaro Indonesia, PT. Sapta Indra Sejati, Balangan Coal Group) bersama PT. BUMA.
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, program ini bertujuan membantu warga yang mengalami kebutaan akibat katarak, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan penglihatan yang lebih baik.
Kegiatan operasi ini tersebar di lima puskesmas di berbagai kecamatan di Kabupaten Balangan. Puskesmas Halong mencatatkan 26 mata yang dioperasi, Puskesmas Juai berhasil menangani 32 mata, Puskesmas Awayan dan Tebing Tinggi mengoperasi 35 mata, Puskesmas Lampihong sebanyak 40 mata, dan Puskesmas Batumandi menangani 22 mata. Selain operasi katarak, program ini juga mencakup bantuan kacamata refraksi yang disalurkan di berbagai wilayah di Balangan.
Perwakilan dari Adaro Group, Thoha selaku External Relation Division Head Balangan Coal, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti program ini.
“Target awal kami adalah sebanyak 154 mata, namun kini meningkat menjadi 155 mata yang dioperasi. Ini adalah bukti betapa besar kebutuhan dan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan mata,” ujarnya.
Pjs Bupati Balangan Thaufik Hidayat, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam program ini.
“Atas nama pemerintah Kabupaten Balangan dan seluruh pasien, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Adaro Group dan mitra-mitranya. Dengan adanya program operasi katarak ini, masyarakat Balangan yang sangat membutuhkan bisa mendapatkan manfaat langsung,” ujarnya.
Menurut Thaufik, bahwa antusiasme masyarakat Balangan begitu tinggi, dan mengapresiasi peran para dokter yang terlibat.
“Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan pian-pian para dokter, karena jasa kalian sangat besar bagi masyarakat Balangan,” tambahnya.
Thaufik juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan tenaga kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kemitraan harmonis antara berbagai unsur ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang konsisten dapat memberikan dampak positif yang luas,” jelasnya.
Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Operasi Buta Katarak dan Bantuan Kacamata Refraksi yang digelar di berbagai puskesmas di Kabupaten Balangan. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para pasien, tetapi juga meningkatkan produktivitas mereka setelah menjalani operasi, sehingga berdampak positif pada perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat Balangan.
Thoha juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata dan menjalani pola hidup sehat untuk mencegah kebutaan akibat katarak.
“Katarak adalah penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 3% pada populasi usia 50 tahun ke atas, dan sebagian besar disebabkan oleh katarak,” kata Thoha.
Thoha menambahkan imbauannya kepada masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri, seperti kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran hijau, ikan, dan makanan kaya omega-3 untuk menjaga kesehatan mata. (Adv)





