Pemkot Banjarbaru Buka Pelatihan Vokasi 2026, Perluas Peluang Kerja bagi Pencari Kerja

Pemerintah Kota Banjarbaru membuka Program Pelatihan Vokasi bagi Pencari Kerja Tahun 2026 untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarbaru membuka Program Pelatihan Vokasi bagi Pencari Kerja Tahun 2026 untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.

Program tersebut resmi dibuka Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, di Aula Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, Senin (2/11/2026).

Bacaan Lainnya

Pembukaan pelatihan turut dirangkai dengan penandatanganan kerja sama Tailor Made Training antara Pemkot Banjarbaru dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan secara simbolis Surat Tanda Lulus Pelatihan Security Gada Pratama kepada peserta yang telah menuntaskan pelatihan bidang keamanan.

Membacakan sambutan tertulis Wali Kota Banjarbaru, Sirajoni menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan diperlukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan dan kesempatan kerja.

Menurutnya, tenaga kerja lokal harus dipersiapkan agar memiliki kompetensi, disiplin, daya saing, serta kemampuan berinovasi dan berwirausaha sesuai kebutuhan dunia kerja.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Banjarbaru dalam mendorong tersedianya lapangan kerja yang layak bagi masyarakat.

Program pelatihan vokasi ini juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera), terutama melalui peningkatan kualitas tenaga kerja dan penguatan kapasitas masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Banjarbaru, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, Direktur RSD Idaman Banjarbaru, pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta para peserta pelatihan. (tata)

Pos terkait